WA Diretas, Jubir Partai Demokrat Lapor Bareskrim

WA Diretas, Jubir Partai Demokrat Lapor Bareskrim
Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari (kanan) bersama Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. ( Foto: Demokrat.or.id )
Carlos KY Paath / JAS Kamis, 4 April 2019 | 18:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat (PD) Imelda Sari secara resmi melaporkan peretasan akun Whatsapp (WA) miliknya ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Laporan nomor LP/B/0345/IV/2019/Bareskrim telah diterima Bareskrim, Kamis (4/4).

Adapun perkara sebagaimana surat tanda terima laporan yang dilaporkan yaitu kejahatan pornografi, mengakses sistem secara tidak sah. “Saya sudah resmi melaporkan pembajakan WA milik saya ke Bareskrim,” kata Imelda saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (4/4/2019).

Imelda berterima kasih kepada Bareskrim atas respons positif terhadap laporannya. “Saya tentu berharap laporan ini bisa ditindaklanjuti dan diusut tuntas supaya terang benderang. Karena ini soal privasi komunikasi warga negara,” ucap Imelda.

Seperti diberitakan, WA Imelda diretas pada Rabu (3/4/2019) sekitar pukul 01.14 WIB. Imelda mengaku saat itu sudah tidur. “Pagi harinya pas bangun, saya heran kenapa semua orang telepon. Saya kontak teman, dia bilang apa saya enggak tahu WA dibajak. Saya bilang ya enggak tahu. Saya bingung,” kata Imelda.

Imelda menambahkan, dirinya langsung juga sempat mengecek WA. Sebab, dirinya merasa janggal, karena tak ada pesan masuk. “Pas saya buka, muncul informasi bahwa nomor saya telah berubah. Langsung saya hapus aplikasi WA dari ponsel saya,” imbuh juru bicara (jubir) PD ini.

Imelda juga mengungkap bahwa tak hanya WA dirinya yang diretas. “Ada 13 orang terdeteksi WA-nya diambil alih organisasi tanpa bentuk, orang-orang yang kita tidak ketahui motifnya. Beberapa pengurus Partai Demokrat juga kena,” ucap Imelda.

Adapun elite PD yang dibajak di antaranya, Roy Suryo, Silviana Murni, Celica Nurrachadiana, Sartono Hutomo, dan Cornel Simbolon. “Di tim Mas AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) juga ada dibajak,” tukas Imelda.



Sumber: Suara Pembaruan