UI Kirim Tim Peduli Bantu Korban Banjir Sentani

UI Kirim Tim Peduli Bantu Korban Banjir Sentani
Kegiatan UI Peduli di Sentani, Papua. ( Foto: Suara Pembaruan/Bhakti Hariani )
Bhakti Hariani / CAH Jumat, 5 April 2019 | 13:17 WIB

Depok, Beritasatu.com - Universitas Indonesia (UI) mengirimkan tim UI Peduli tanggap bencana Banjir Bandang di Sentani, Jayapura, Papua dengan total relawan berjumlah 19 orang. Dalam pelaksanaannya, 19 orang ini terbagi menjadi empat tim. Kegiatan dilakukan dari tanggal 23 – 27 Maret, dengan pusat kegiatan di Markas Komando Resort Militer (Makorem) Sentani.

Rektor UI Muhammad Anis menuturkan, program ini adalah bentuk kontribusi nyata UI dalam merespon permasalahan bangsa serta aplikasi nyata dari nilai tridharma perguruan tinggi.

"UI Peduli adalah bentuk pengabdian UI kepada masyarakat, sehingga diharapkan institusi pendidikan tidak menjadi menara gading yang tidak peka dengan permasalahan yang terjadi di masyarakat," ujar Anis di Depok, Jawa Barat, Jumat (5/4/2019).

UI Peduli adalah sebuah gerakan pengabdian masyarakat dari UI yang bertujuan untuk membantu penyelesaian permasalahan masyarakat melalui aplikasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan sosial budaya. Program yang telah berjalan dari tahun 2011 ini telah menurunkan timnya ke berbagai daerah bencana di Indonesia seperti gempa Aceh, banjir Jakarta, ataupun bencana meletusnya gunung berapi di Bali.

Dipaparkan Anis, berdasarkan data yang diterima tim UI Peduli, masyarakat Sentani sangat memerlukan bantuan medis, karena belum ada satupun bantuan medis yang turun, sedangkan banyak yang luka-luka. Selain itu, kebutuhan air bersih juga sangat mendesak, karena ini terkait dengan penyebaran penyakit malaria, diare, dan kutu air.

Melihat kebutuhan ini, tim UI Peduli juga melakukan pengeboran pompa air bagi masyarakat

"UI Peduli terdiri dari empat tim. Tim pertama bertugas untuk melakukan pelayanan kesehatan berkoodinarsi dengan pemerintahan daerah setempat. Tim kedua betugas untuk melakukan survei sumber air dan pemetaan wilayah. Tim ketiga bertugas melakukan kegiatan psikososial atau trauma healing. Sedangkan Tim keempat bertugas mendistribusikan bahan logistik ke posko pengungsian," papar Anis.

UI juga memberikan instalasi pompa solar panel di Stadion Barnabas Yowe, Posko Cylops 1. Tim juga melakukan penyebaran bubuk abate untuk pencegahan penyakit Malaria, serta penyuluhan kesehatan di Gereja Injili di Indonesia Jemaat Karunia. Di posko ini tim medis melayani 100 orang pengungsi dengan rincian 10 bayi, 6 balita, dan 15 anak.

Seperti diketahui bersama, Banjir bandang yang terjadi di Sentani telah menewaskan sedikitnya 105 orang, ratusan warga korban luka-luka, serta puluhan ribu warga yang selamat kini berada di pengungsian. Bencana banjir susulan berpotensi terjadi dikarenakan intensitas hujan tinggi di puncak gunung Cyclop.



Sumber: Suara Pembaruan