Jelang Pemilu, Pemesanan Kamar Hotel di Bali Normal

Jelang Pemilu, Pemesanan Kamar Hotel di Bali Normal
Ilustrasi hotel. ( Foto: Istimewa )
I Nyoman Mardika / JEM Jumat, 5 April 2019 | 17:06 WIB

Denpasar, Beritasatu.com - Tingkat okupasi hotel-hotel di Bali khususnya di Denpasar masih berjalan normal hingga jelang hari “H” pemilihan umum pada 17 April 2019.

“Pemesanan hotel oleh para tamu masih didominasi tamu-tamu mancanegara,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Denpasar Ida Bagus Sidharta kepada Beritasatu.com, Jumat (5/4/2019).

Ida Bagus Sidharta mengatakan, karena sekarang ini dalam posisi law season maka rata-rata pesanan kamar hotel masih dalam posisi 50.persen sebagaimana waktu-waktu sebelumnya.

Sidarta yang juga pemilik Hotel Santrian Sanur mengtakan, kalau ada isu yang mengatakan akan ada eksodus dari Jakata ke Bali untuk berlibur sekaligus menghindari Pemilu 17 April 2019, sejauh ini belum terlihat pemesanan hotel-hotel di Bali.

"Kalai dari sisi bisnis, kami justru akan sangat senang kalau banyak tamu yang menginap di Bali. Namun sebagai bagian dari bangsa ini, kami berharap warga Jakarta atau dari daerah lain yang ingin berlibur ke Bali, sebaiknya seusai pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2019 sehingga pesta demokrasi bisa berjalan sukses karena seluruh warga berpartisipasi dalam pemilu,” kata Ida Bagus Sidharta.

Sementara itu, seorang general manager hotel di Denpasar bernama Wayan Artana mengatakan, pemesanan kamar di hotelnya pada tanggal 16 dan 17 April 2019 biasa-biasa saja, artinya tak ada peningkatan signifikan.

“Tingkat hunian hotel rata-rata sekarang ini mencapai 60 persen,” katanya.



Sumber: Suara Pembaruan