Kemhub Kaji Pembangunan Bandara di Lahat Sumsel

Kemhub Kaji Pembangunan Bandara di Lahat Sumsel
Budi Karya Sumadi. ( Foto: Antara )
Thresa Sandra Desfika / YUD Sabtu, 6 April 2019 | 18:31 WIB

Lahat, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemhub) akan mengkaji kelaikan pembangunan bandara di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel)

Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat mengunjungi Lahat, Sabtu (6/4/2019). Menurut dia, ada usulan pembangunan bandara dari Pemerintah Kabupaten Lahat, namun pihaknya akan mempelajari hal tersebut terlebih dahulu.

"Ada inisiatif membangun bandara. Jadi, saya akan terima usulannya. Kami akan pelajari dan kalau memenuhi syarat kami akan segera bangun," ungkap Budi Karya.

Dia menambahkan, dilihat dari jarak terdekat dengan Lahat, memang sudah ada bandara yang beroperasi komersial di Pagar Alam, Sumsel. Jika ditempuh melalui jalur darat, antara Pagar Alam dan Lahat membutuhkan waktu sekitar 2 jam.

"Dari Pagar Alam ke Lahat butuh waktu 2 jam lewat jalur darat. Kalau dilihat posisinya begitu, memang mestinya jarak tempuh 2 jam dimungkinkan adanya bandara. Tetapi nanti kami evaluasi lagi," imbuh Menhub.

Menurut dia, apabila pembangunan bandara di Lahat ini nantinya terealisasi, maka dibutuhkan lahan seluas 150 hektar yang akan disediakan oleh pemerintah daerah.

Dia menambahkan, pemerintah berkomitmen melakukan pengembangan infrastruktur transportasi di Lahat guna mendorong pertumbuhan perekonomian wilayah ini yang mempunyai potensi besar dalam hal batubara dan karet.

"Saya memang datang ke Lahat diminta Presiden datang ke sini karena Lahat lumbung energinya Sumatera Selatan yang berarti juga lumbung energinya nasional," terang Budi.

Selain akan mengkaji pembangunan bandara, tambah Menhub, pemerintah pun segera merealisasikan pembangunan Jalan Tol Muara Enim - Lubuk Linggau- Lahat.

"Kami akan lakukan pembangunan jalan tol mulai tahun ini dan insyaallah dalam 2 tahun selesai dari Bengkulu, Linggau, Lahat, Muara Enim, terus ke OKI (Ogan Komering Ilir). Jadi, nanti Lahat-Palembang tadinya 5 -6 jam, Insya Allah jadi 2 jam," terang Budi.



Sumber: BeritaSatu.com