PT KAI Jual 29.456 Kursi Tambahan Setiap Hari untuk Lebaran

PT KAI Jual 29.456 Kursi Tambahan Setiap Hari untuk Lebaran
Mesin tiket kereta api. ( Foto: Antara )
Adi Marsiela / LES Sabtu, 6 April 2019 | 20:24 WIB

Bandung, Beritasatu.com - Mulai Sabtu (6/4/2019) ini, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) membuka pemesanan 29.456 kursi tambahan untuk perjalanan masyarakat pada Idul Fitri 2019 ini. Jumlah ini meningkat 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 27.072 kursi.

“Kami siapkan bangku reguler 217.500 sehari, namun hari ini kami umumkan akan dijual kereta tambahan, menyiapkan tempat duduk (tambahan) 29,500-an itu sehari,” ujar Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Edi Sukmoro di Bandung, Sabtu.

Seluruh kereta tambahan itu paling banyak melayani tujuan dari dan menuju Stasiun Pasar Senen dan Gambir. Tujuan favoritnya, ungkap Edi, Solo, Yogyakarta dan Surabaya.

Kapasitas kursi tambahan itu berlaku untuk 50 kereta tambahan yang melayani 24 rute, antara lain, kereta api Argo Dwipangga jurusan Solo-Gambir, Argo Jati jurusan Gambir-Cirebon, Argo Muria jurusan Semarang Tawang-Gambir, Brantas jurusan Pasar Senen-Semarang Poncol-Blitar, Cirebon Ekspress jurusan Gambir-Cirebon, Lodaya jurusan Bandung-Solo, Kertajaya jurusan Pasar Senen-Surabaya Pasarturi, Mataram jurusan Pasar Senen Lempuyangan, Pasundan jurusan Kiaracondong-Surabaya Gubeng, Sancaka jurusan Yogyakarta-Surabaya Gubeng, Taksana Malam jurusan Gambir-Yogyakarta dan Tawangjaya jurusan Pasar Senen-Semarang Poncol.

Edi mengungkapkan, dari seluruh tiket yang ditawarkan selama operasi angkutan Lebaran 2019, mulai 26 Mei-26 Juni 2019, baru terjual 39,7 persen. “Bangku itu masih banyak. Kalau dikatakan habis itu pasti buat jurusan dan hari pemberangkatan tertentu,” imbuh Edi.

Makanya dia memberi beberapa tips bagi calon penumpang untuk berburu tiket mudik dan balik Lebaran 2019. Mulai dari memanfaatkan koneksi internet yang stabil dalam proses pencarian tiket, mencari rute dan tanggal alternatif.

Apabila rute Jakarta-Solo habis, calon penumpang bisa memesan jalur Jakarta-Bandung terlebih dulu kemudian diteruskan dari Bandung menuju Solo yang relatif masih banyak. Pastikan waktu antar kereta tidak terlalu dekat agar tidak ketinggalan jadwal kereta selanjutnya. “Silahkan gunakan aplikasi KAI Access untuk mempermudah, silahkan dicoba beberapa kali, meski kami juga ada mitra,” kata Edi.

Terkait sarana keretanya, Edi mengatakan, pihaknya bakal menurunkan rangkaian kereta baru buatan PT INKA. Kereta baru itu merupakan bagian dari kontrak untuk mengganti 886 kereta yang perlu diremajakan. Peremajaan itu berlangsung setiap tahun dengan kontrak pertama 438 kereta atau 38 train set. “Sampai hari ini sudah ada 32 train set, enam (train set) lagi masih tunggu sertifikasi dari dirjen perkeretaapian,” kata Edi sembari menambahkan ke depannya pemesanan bakal dilakukan dengan seting train set agar fasilitas pelengkap seperti kabel dan lainnya tidak bermasalah.

Direktur Komersial Kereta Api Indonesia, Dody Budiawan mengungkapkan, PT Kereta Api Indonesia mempersiapkan 20 server dengan aplikasi bandwidth hingga 120 mbps. “Harusnya tidak terganggu khusus untuk angkutan Lebaran,” terang Dody.
Terkait pengamanan, Edi menjelaskan, pihaknya bakal menurunkan tenaga pengawas pada 5,238 perlintasan sebidang. Selain itu ada 327 titik rawan longsor, banjir, ambles, pencurian, dan pelemparan yang bakal dijaga polisi khusus kereta api dan tenaga pengamanan lainnya. “Saat ada gejala longsoran, maka petugas harus memberi tahu ke petugas perjalanan kereta api agar segera diamankan,” imbuhnya.

Direktur Operasi dan Prasarana Kereta Api Indonesia, Apriyono Wedi Chresnanto memaparkan, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan jalur bersama jajaran direktorat jenderal perkeretaapian. Pengawasan itu bakal berlangsung lebih panjang 8 hari daripada masa operasi Lebaran 2019.

 



Sumber: Suara Pembaruan