20 Perguruan Tjimande Pentas Seni Beladiri di Jember

20 Perguruan Tjimande Pentas Seni Beladiri di Jember
Persatuan Pencak Silat Tjimande Indonesia (PPTI) gelar silaturahmi dan pentas beladiri yang melibatkan 20 perguruan Tjimande dan 23 pendekar sepuh di Desa Tutul, Kec. Balung, Jember, Jawa Timur. ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. PPTI )
Amrozi Amenan / FER Sabtu, 6 April 2019 | 20:29 WIB

Jember, Beritasatu.com - Sebanyak 20 perguruan Tjimande yang tergabung dalam Persatuan Pencak Silat Tjimande Indonesia (PPTI) bertemu dan menggelar pentas beladiri di padepokan PPTI Macan Tutul Anak Santri Balung pimpinan Adang Hoirul Anam di Desa Tutul, Kecamatan Balung, Jember, Jawa Timur (Jatim).

Acara yang berlangsung selama dua hari ini, diprakarsai oleh mantan Pj Bupati Jember periode 2010-2011, Zarkasih, dan dihadiri oleh 23 pendekar sepuh Tjimande, seperti Mas Anang, Mbah Marsidi, Mbah Yudi, Saroji, Mukhas, Adang Hoirul Anam, Miftahul Rahman, Nurdiansyah R, Usman, Sutaji, Pi'i, Mijen, Sunari, Imam Subandi, Mugni, Suriama, Chairul, Nasir, Muhyi, Wakik, Mulyono, dan Supeno.

Budayawan Jember sekaligus pimpinan PPTI Sekar Jaya Sehati, Miftahul Rahman, mengatakan, silaturahim kedua ini tak lain adalah upaya merajut kembali hubungan dan mempererat tali persaudaraan antar perguruan Tjimande di Jember.

"Bisa disebut pertemuan ini adalah upaya Ngumpulkan Balung Pisah,” kata Miftahul Rahman kepada Beritasatu.com, Sabtu (6/4/2019).

Pimpinan Nasional PPTI, Anang, mengapresiasi gelaran silaturahim pendekar dan pesilat Tjimande Jember ini. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Zarkasi yang sudah berinisiatif mendorong semangat sedulur Tjimande.

"Tjimande di Jember tersebar di 248 desa, yang jumlahnya mencapai puluhan ribu, jika saja bisa bersatu maka akan menjadi kekuatan besar," ujar Anang.

Pimpinan PPTI Macan Tutul Anak Santri, Adang Hoirul Anam, berharap acara silaturahim ini terus dijadikan agenda rutin, sehingga antar perguruan Tjimande dapat saling belajar dan mempererat tali persaudaraan serta membesarkan Tjimande Jember.

"Perkembangan Tjimande pasang surut, sehingga dengan adanya acara rutin seperti ini tentunya akan membesarkan ghiroh berkesenian dan berkebudayaan khususnya seni beladiri leluhur," kata Adang.

Penggagas ajang Silaturahim Tjimande Jember yang juga pimpinan PPTI Panji Nusantara, Nurdiansyah R atau biasa dipanggil Cak Noeng, menyatakan kegembiraannya dengan semakin banyaknya perguruan PPTI dan pendekar sepuh Tjimande yang hadir.

"Satu kebahagiaan karena ada 20 PPTI dan sedikitnya 23 pendekar dan sesepuh Tjimande Jember hadir dan turut memperagakan jurus tua simpanan yang jarang diperagakan ke publik," pungkas Cak Noeng.

 



Sumber: BeritaSatu.com