Gubernur NTT Melantik Tiga Bupati

Gubernur NTT Melantik Tiga Bupati
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, melantik bupati dan wakil bupati terpilih pada pilkada serentak Kabupaten Nagekeo, dr. Johanes Don Bosco Do, M.Kes. dan Marianus Waja, SH di Aula Fernandez kantor Gubernur, jalan El Tari Kupang, Minggu, (23/12). ( Foto: Suara Pembaruan / Yoseph Kelen )
Yoseph A Kelen / CAH Minggu, 7 April 2019 | 15:33 WIB

Kupang, Beritasatu.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat kembali melantik tiga bupati dan wakil bupati pada Minggu, (7/4) di Aula El Tari Jalan Polisi Militer Kupang. Mereka adalah Korinus Masneno – Jerry Manafe untuk Kabupaten Kupang, Marsel Y W Petu - Djafar Achmad untuk Kabupaten Ende masa bhakti 2019-2024 dan bupati kabupaten Ngada, Paulus Siliwoa untuk masa bhakti 2016-2021 menggantikan Marianus Sae yang sedang menjalani masa hukuman di penjara.

Menurut Paulus Siliwoa, Bupati Ngada periode 2016-2021 mengatakan, ada empat sektor yang harus segera ditanganinya setelah pelantikan. "Sektor utama adalah pariwisata Ngada sebagai Lokomotif ekonomi masyarakat Ngada dan melanjutkan pemerintahan Kabupaten Ngada pada sektor pariwisata, ekonomi, infrastruktur dan sektor lain yang masih butuh penanganan yang lebih baik," kata Paulus Siliwo.

Siliwoa menyatakan bahwa sektor yang paling bisa diangkap saat ini adalah sektor pariwisata. Ia akan berusaha dengan APBD Kabupaten Ngada yang hanya Rp 45 miliar pertahun untuk mengefektifkannya sebaik mungkin agar sektor-sektor yang masih butuh peningkatan ini bisa dibangun.

Ia mengakui bahwa masih banyak sisa pekerjaan rumah yang jadi bebannya. Namun ia akan berusaha sedapat mungkin mengoptimalkan baik APBD kabupaten Ngada maupun APBD NTT, dan APBN yang masuk ke kabupaten Ngada demi pembangunan di semua sektor. Namun dengan skala prioritas penanganan. Terutama mengoptimalkan SDM dan SDA di kabupaten ini sebagai bidang pariwisata yang akan mengangkat ekonomi masyarajat Ngada.

Sementara itu Bupati Ende, Marsel Putu, pada.jumpa pers di Kupang mengucapkan limpah terima kasih kepada semua masyarakat kabupaten Ende yang telah mempercaya pasangan Marsel Petu - Djafar kembali memimpin kabupaten Ende untuk periode kedua.

"Kami sudah memimpin Kabupaten Ende selama lima tahun tepatnya tanggal 7 April 2014. Selama menjadi kepemimpinan periode 2014 – 2019 ini dengan berbagai program dan visi misi dengan strategi sungguh dijalankan dengan aktif, rukun, aman, dan damai," katanya.

"Sehingga dari semua pembangunan yang kami kerjakan yang memiliki makna untuk kepentingan dari pada daerah Kabupaten Ende dan juga untuk kepentingan daripada masyarakat Kabupaten Ende," tambahnya.  



Sumber: Suara Pembaruan