Masyarakat Adat Niang Todo Deklarasi Dukungan untuk Jokowi – Ma’ruf Amin

Masyarakat Adat Niang Todo Deklarasi Dukungan untuk Jokowi – Ma’ruf  Amin
Masyarakat Niang Todo, Manggarai, saat mendeklarasi dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf, Sabtu (6/4/2019). ( Foto: beritasatu.com / Willy Grasias )
Willy Grasias / EHD Senin, 8 April 2019 | 00:00 WIB

Ruteng, Beritasatu.com - Pesta Demokrasi Pemilihan Presiden dan Wapres (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 April 2019 tinggal menghitung hari. Dukungan untuk pasangan calon (Paslon) Nomor 01 Jokowi – Maruf Amin saat ini datang dari berbagai kalangan, terutama di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pada Sabtu (6/4/2019) ratusan orang dari kesatuan Adat Todo yang dikoordinir pemangku adat Niang Todo Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai NTT, mendeklarasikan dukungan untuk Paslon 01, Joko Widodo (Jokowi) – KH Ma'ruf Amin di Niang Todo ( rumah adat ).

Deklarasi dukungan itu ditandai dengan upacara adat peyembelihan seekor ayam jantan berbuluh merah sebagai petanda niat dalam doa adat, agar pasangan Jokowi –Ma'ruf terpilih dan dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia 2019-2024.

Selanjutnya para tokoh adat bersama ratusan orang warga mengenakan baju kaus putih bertuliskan tag line Jokowi “ Kerja, kerja, kerja “. Pembacaan deklarasi dukungan untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf dilakukan langsung oleh tokoh Adat Niang Todo dan dipandu oleh Gerardus Hamboer diikuti oleh ratusan warga dan kader PDI Perjuangan.

Kepada beritasatu.com Gerardus Hamboer yang sering disapa Gerid itu menuturkan, pembangunan dalam era Jokowi – Jusuf Kalla (JK) sungguh dirasakan oleh masyarakat adat terutama masyarakat Adat Niang Todo yang sebelum Kemerdekaan Niang Todo merupakan pusat pemerintahan lokal yang disebut dengan Adak Todo (Kerajaan Todo).

“Masa kepemimpinan Jokowi selama ini, sungguh kami alami dengan penuh aman dan damai, keberadaan pemerintah lokal masa lalu direvitalisasi eksitensinya dengan membangun kembali berbagai simbol seperti Mbaru Niang ( rumah adat) mempercantik kampung ini dengan membangun pelataran, sehingga kenangan akan kebesaran pemerintah lokal Todo masa lalu terbangun kembali dalam ingatan kami,” kata dia.

Deklarasi ini dipadukan dengan pengutusan dua orang perempuan Keturunan Adak Todo yaitu Jasintha Hamboer sebagai calon DPR RI Nomor urut 3 dari Partai PDI Perjuangan Dapil NTT 1, yang meliputi Flores Lembata dan Alor dan adik kandungnya Agustina Katharina Hamboer calon DPRD Manggarai Dapil I Langke Rembong.

Kedua perempuan dari Partai Banteng Moncong Putih ini adalah putri Bupati Manggarai pertama Bapak Charolus Hamboer yang memimpin Kabupaten Manggarai dari tahun 1959 sampai dengan 1967.

Kampung Todo ini merupakan bagian dari Kecamatan Satar Mese Barat, Manggarai, yang juga diakui sebagai asal mula Kerajaan Manggarai, sehingga memberikan nilai sejarah dan keindahan bagi pengunjung. Saat ini, Kampung Todo menjadi tujuan liburan yang indah dan unik bagi semua orang.