Perlintasan Sebidang Masih Rawan Kecelakaan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perlintasan Sebidang Masih Rawan Kecelakaan

Kamis, 7 Februari 2019 | 14:36 WIB
Oleh : Mikael Niman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam lima tahun terakhir, 2013-2018, jumlah kecelakaan di perlintasan sebidang‎ mencapai 1.379 kejadian. Dari jumlah tersebut, sebanyak 205 kejadian di antaranya atau 14,8 persen, kasus kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang yang dijaga dengan palang pintu dan selebihnya, 1.174 kejadian atau 85,2 persen kejadian di perlintasan yang tidak dijaga palang pintu.

Bahkan, Korlantas Polri mengeluarkan data pada 2018 terjadi 4.979 pelanggaran di perlintasan kereta api (KA).

"Kecelakaan lalu lintas di persimpangan jalan dan kereta api adalah masalah yang signifikan di negara-negara berkembang khususnya di Indonesia. Data kecelakaan lalu lintas nasional (IRSMS) Indonesia mencatat sekitar 900 kecelakaan di persimpangan sebidang tersebut antara tahun 2013 dan 2016," ujar pengamat transportasi publik, Djoko Setijowarno, ‎Senin (8/4/2019).

Dia menambahkan, dalam penelitian yang dilakukan Tri Tjahjono selaku staf pengajar Jurusan Teknik Sipil Universitas Indonesia, sebanyak 154 kecelakaan lalu lintas di persimpangan sebidang dapat diselesaikan.

"Jumlah kecelakaan di persimpangan sebidang di Indonesia cukup tinggi dengan rasio kecelakaan dan kecelakaan fatal adalah 40,47 kecelakaan/1.000 persimpangan sebidang dan 14,96 kematian/1.000 persimpangan sebidang masing-masing dengan perbandingan dengan standar internasional," imbuhnya.

Direktorat Keselamatan Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada 2019, menyebutkan terdapat 5.238 perlintasan sebidang di Jawa dan Sumatera. Dari jumlah itu, hanya 4.854 perlintasan sebidang yang resmi atau memiliki palang pintu.

Menurutnya, kecelakaan di perlintasan KA masih sangat tinggi. Bahkan, di daerah kasus kecelakaan di perlintasan sebidang belum menjadi prioritas penangangan dalam mencari solusinya. "Sering anggaran penanganan perlintasan KA yang diajukan eksekutif ditolak oleh legislatif karena bukan prioritas," tuturnya.

Dia menjelaskan, perlintasan sebidang wajib dilengkapi pemasangan rambu lalu lintas dan pemasangan marka. Namun dapat dilengkapi pula dengan alat pengatur isyarat lalu lintas (APILL), variable message system (VMS) dan APILL terkoordinasi dengan area traffic control system (ATCS).

"Dampak pembiaran terhadap kejadian ini adalah terbunuhnya anak bangsa Indonesia secara sia-sia menjadi korban perlintasan sebidang, pembiaran pelanggaran hukum oleh seseorang sehingga menyebabkan meninggalnya orang lain, dan pembiaran yang menyebabkan kerugian materi berupa kerusakan fasilitas sarana dan prasarana kereta api," ucapnya.

‎Dia melanjutkan, jenis pembiaran, seperti pembiaran oleh pemberi izin, pembiaran oleh penyelenggara, pembiaran oleh pemegang izin, pembiaran oleh yang berwenang menutup, pembiaran oleh yang wajib melakukan evaluasi, pembiaran oleh aparat penegak hukum, dan pembiaran oleh masyarakat.

‎Berdasarkan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, Pasal 91 menyebutkan perpotongan antara kereta api dan jalan dibuat tidak sebidang. Pengecualian hanya dapat dilakukan dengan tetap menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api dan lalu lintas jalan.

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan terutama Pasal 114 menyebutkan bahwa pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi kendaraan wajib (a) berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain, (b) mendahulukan kereta api; dan (c) memberikan hak utama kepada Kendaraan yang lebih dahulu melintasi rel.

"Faktanya, pemerintah daerah tidak menutup, perlintasan sebidang tidak menjamin keselamatan, tidak ada yang merasa bertanggung jawab, banyak yang tidak diurus, dan tidak ada evaluasi," imbuhnya.

Memang tidak mudah, kata dia, dalam menertibkan perlintasan sebidang, di lapangan banyak hambatan dan kendala yang dialami, antara lain kurangnya pemahaman masyarakat dan pemerintah daerah terkait keselamatan di perlintasan sebidang.

Hambatan lainnya yakni sering terjadinya penolakan atau keberatan dari masyarakat dan pemerintah daerah terkait penanganan perlintasan sebidang, tidak terdapatnya akses atau jalan lain apabila perlintasan tersebut ditutup, tidak dapat melakukan penutupan terhadap perlintasan karena jalur tersebut sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat sekitar.

"Tidak ada perlintasan sebidang yang tidak bertuan. Masing-masing instansi terkait harus mengambil peran serta tanggung jawab secara sosial, finansial dan teknis terhadap perlintasan sebidang," tuturnya.

Penerima manfaat terhadap perlintasan sebidang harus menjamin keselamatan dan keamanan perlintasan sebidang.

"Kementerian Perhubungan perlu diikutkan dalam acara pertemuan rutin tahunan kepala daerah dan DPRD provinsi/kabupaten/kota untuk mewujudkan keselamatan di perlintasan KA sebagai prioritas dan kebutuhan masyarakat," ujar Djoko Setijowarno yang juga Dosen Unika Soegijapranata Semarang ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Fatayat NU Kota Tangerang Gelar Santunan dan Khitanan Massal Gratis

Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tangerang, Banten, menggelar santunan dan khitanan massal gratis terkait Hari Santri Nasional 2021

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Pengamat: Guru Sekolah Swasta Jadi ASN Timbulkan Masalah Baru

Komnas Pendidikan meenyatakan, jika pemerintah butuh guru di sekolah negeri, sebaiknya melalui seleksi ketat untuk menghasilkan guru yang berkualitas

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Guru Jadi ASN P3K, Komnas Pendidikan: Sekolah Swasta Kelimpungan

Adanya skema seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) guru membuat sekolah swasta kelimpungan kekurangan guru yang andal dan profesional

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Mahfud MD: Kesuksesan PON Bukti Rakyat Papua Dukung NKRI

Menko Polhukam, Mahfud MD mengatakan kesuksesan PON XX Papua 2021 membuktikan rakyat dan pemda Papua mendukung NKRI.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

P2G Soroti Nasib Guru Honorer Lulus Seleksi P3K Tahap I, tetapi Tak Ada Formasi

Para guru honorer yang telah lulus seleksi P3K tahap I, namun tidak ada formasi dan tidak dapat formasi karena tidak berasal dari sekolah induk

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Pemerintah Diminta Buat Aturan Khusus Rekrutmen Guru Honorer dari Sekolah Swasta

Pemerintah diminta untuk membuat aturan khusus untuk dalam rekrutmen guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dari sekolah swasta

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Sekolah Negeri Butuh 1,1 Juta Guru Tahun Ini

Berdasarkan data Kemendikbudristek dan Kemenpan RB tahun 2021, kebutuhan guru ASN di sekolah negeri secara nasional sampai 2021 saja berjumlah 1.090.678

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Binus University Gelar PTM Sesuai Arahan Mendikbudristek

Siap memulai pembelajaran tatap muka sesuai arahan Mendikbudristek, Binus University bekerja sama dengan rumah sakit hingga meluncurkan aplikasi mobile khusus.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Anggota Komisi III DPR Minta Kemenkumham Evaluasi Kinerja Kalapas Cipinang

Anggota Komisi III DPR Supriansa meminta Kemenkumham mengevaluasi kinerja Kalapas Cipinang atas dugaan peredaran narkoba yang tersebar melalui media sosial.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Gandeng BOSF, BCA Jaga Kelestarian Habitat Orang Utan

BCA bekerja sama dengan BOSF turut mengambil bagian dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, khususnya habitat orang utan.

NASIONAL | 16 Oktober 2021


TAG POPULER

# Dodi Reza Alex Noerdin


# OJK


# Piala Thomas


# Pinjol Ilegal


# Kasus Covid-19



TERKINI
Wanita Turki Jadi Pemegang Gelar Tertinggi di Dunia

Wanita Turki Jadi Pemegang Gelar Tertinggi di Dunia

DUNIA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings