Ribuan E-KTP Belum Diambil Pemiliknya di Disdukcapil Palu

Ribuan E-KTP Belum Diambil Pemiliknya di Disdukcapil Palu
Ilustrasi ( Foto: keminfo.go.id )
John Lorry / JEM Senin, 8 April 2019 | 11:17 WIB

Palu, Beritasatu.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), meminta ribuan warga yang sudah pernah merekam Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) namun belum mengambilnya untuk segera mengambilnya ke Kantor Dinas Dukcapil setempat.

"Saya minta tolong kepada seluruh lurah dan camat untuk menyampaikan kepada warganya bahwa bagi mereka yang sudah pernah merekam KTP elektronik namun belum sempat mengambilnya segera ke Kantor Dinas Dukcapil Palu," kata Kepala Bidang Pengolahan Data Administrasi Kependudukan Disdukcapil Kota Palu, Fajarini, Minggu (7/4/2019).

Fajarini menjelaskan, hingga kini, masih ada sebanyak 8.420 e-KTP yang belum diambil. Mereka adalah warga yang sama sekali belum memiliki e-KTP.

Padahal kata dia, data kependudukan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yakni e-KTP  menjadi syarat pemilih di Palu dapat menggunakan hak suaranya pada pemilu 17 April 2019 mendatang.

Bagi pemilih yang sudah merekam KTP-el namun belum bisa diterbitkan atau dicetak karena tidak tersedianya blanko maka akan diberikan surat keterangan (suket) yang dikeluarkan Dinas Dukcapil Palu.

Sementara itu, Wali Kota Palu Hidayat meminta jajaran Dukcapil Palu mempermudah pengungsi korban tsunami dan likuefaksi untuk mengurus pembuatan dokumen kependudukan baik pengurusan dokumen kependudukan yang hilang maupun pengungsi yang baru.

"Yang paling penting pengungsi likuefaksi di Balaroa dan Petobo dan warga di 13 kelurahan yang rumahnya di pesisir Teluk Palu yang menjadi korban tsunami. Pasti banyak dari mereka yang dokumen-dokumen kependudukan seperti e-KTP," ujarnya.

Dia meminta Dinas Dukcapil Palu bekerjasama dengan lurah dan camat untuk membantu pengurusan pembuatan dokumen kependudukan para pengungsi yang menjadi korban bencana. 



Sumber: Suara Pembaruan