Pakar Siapkan Naskah Akademik Pahlawan Nasional untuk Ratu Kalinyamat

Pakar Siapkan Naskah Akademik Pahlawan Nasional untuk Ratu Kalinyamat
Yayasan Dharma Bakti Lestari menggelar diskusi ini mengambil tema "Menghidupkan Kembali Gagasan Menjadikan Ratu Kalinyamat Sebagai Pahlawan Nasional", Minggu (10/3/2019) dan Senin (11/3/2019). ( Foto: Beritasatu Photo )
Stefi Thenu / JEM Senin, 8 April 2019 | 14:29 WIB

Jepara, Beritasatu.com - Pakar dari empat perguruan tinggi negeri (PTN) menyiapkan naskah akademik usulan gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat.

"Naskah akademik tersebut disusun dengan melibatkan penulis dan peneliti dari Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan Universitas Indonesia," kata politikus Partai Nasdem Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulis yang diterima SP, Senin (8/4/2019).

Caleg dari Dapil 2 Jawa Tengah (Jepara, Kudus, dan Demak), itu menilai, Ratu Kalinyamat memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan Portugis.

Rerie, demikian Lestari Moerdijat disapa, mengungkapkan, naskah akademik merupakan dasar untuk melengkapi persyaratan administrasi yang terdiri daftar riwayat hidup, uraian perjuangan, rekomendasi dari bupati/gubernur, dan biografi Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional.

Naskah akademik disebutnya juga dilengkapi pakar pertahanan dari Universitas Pertahanan dan Peneliti Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ia menyatakan masyarakat Jepara dari berbagai kalangan juga memberikan banyak data tambahan dalam melengkapi naskah akademik agar lebih berbobot secara ilmiah dan faktual.

Naskah akademik tersebut, menurut dia, akan dibahas secara terbuka pada publik lokal di Jepara serta publik dan pakar nasional di Jakarta dalam waktu dekat.

Ratu Kalinyamat wafat sekitar tahun 1579 dan dimakamkan di dekat makam Pangeran Kalinyamat di Desa Mantingan.

Saat melakukan kunjungan ke Jepara, Lestari Moerdijat beberapa kali ziarah ke makam tersebut serta melakukan diskusi dengan pengelola makam dan masyarakat setempat untuk menambah referensi atas sosok Ratu Kalinyamat yang akan diusulkan sebagai pahlawan nasional.



Sumber: Suara Pembaruan