Ma'ruf Amin: Ustaz Majelis Taklim Bisa Jadi Cawapres

Ma'ruf Amin: Ustaz Majelis Taklim Bisa Jadi Cawapres
Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH Ma’ruf Amin menghadiri Majelis Taklim Bersalawat di Istora Senayan, Jakarta, Senin (8/4) siang. ( Foto: istimewa )
Surya Lesmana / LES Senin, 8 April 2019 | 21:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH Ma’ruf Amin menghadiri Majelis Taklim Bersalawat di Istora Senayan, Jakarta, Senin (8/4) siang. Ribuan ibu-ibu dengan seragam memakai putih, dengan kerudung hijau ikut bersalawat bersama.

Acara yang dipandu Haddad Alwi, serta Gita KDI juga dihadiri Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, KH. Manarul Hidayah, Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan Tim Kampanye Nasional (TKN) H. Ida Fauziah, Tuan Guru Zainul Majdi, Dewan Pengarah TKN Diaz Hendropriyono serta ribuan jamaah majlis taklim.

"Saya ini dulu guru majelis taklim yang datang dari majelis ke majelis, makanya jadi ustaz majelis taklim bisa jadi cawapres," ucap Ma’ruf Amin.

Ma’ruf Amin menyampaikan, ia mendoakan agar para ustaz yang masih mengajar di majelis taklim untuk tidak berkecil hati, sebab tidak menutup kemungkinan ustaz majelis taklim dapat menjadi calon wakil presiden seperti dirinya atau bahkan menjadi calon presiden.

"Ternyata ustaz majelis taklim juga bisa jadi calon wakil presiden, bahkan bisa menjadi calon presiden," ujarnya.

Ma’ruf Amin mengatakan, dirinya mau menjadi wakil presiden mendampingi Capres Jokowi, karena didesak oleh para ulama dan merasa hal itu sebagai penghormatan kepada ulama. Meminta masyarakat agar tidak mudah percaya dengan isu yang disebar terkait Jokowi yang kerap disebut tidak dekat dengan ulama.

"Pak Jokowi aja mengangkat ulama sebagai wakilnya, kok ente enggak paham-paham," pungkasnya.

Ditempat yang sama, pembina Halaqah Majelis Taklim H. Ida Fauziah mengingatkan kepada puluhan ribu jamaah untuk mencoblos pasangan nomor urut 01, duet Jokowi-KH. Ma'ruf Amin pada 17 April mendatang.



Sumber: PR