Sidang Ratna, JPU Hadirkan Saksi Said Iqbal dan Pendemo

Sidang Ratna, JPU Hadirkan Saksi Said Iqbal dan Pendemo
Ratna Sarumpaet. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / CAH Selasa, 9 April 2019 | 09:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kembali menggelar sidang lanjutan kasus berita bohong alias hoax terdakwa Ratna Sarumpaet, dengan agenda pemeriksaan saksi, hari ini. Rencananya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menghadirkan empat orang saksi.

"Saksi Said Iqbal, ada Ruben, dan dua pendemo Chairulah dan Harjono. Insya Allah para saksi hadir, terkonfirmasikan," ujar JPU Daru Tri Sadono, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019).

Dikatakan Daru, saksi yang dihadirkan akan memberikan keterangan berkaitan dengan unsur-unsur dakwaan. "Ya tentu berkaitan dengan unsur-unsur dari dakwaan. Kan semua bisa berkembang di persidangan," ungkapnya.

Sementara itu, Said Iqbal mengatakan, akan memberikan keterangan di muka persidangan, terkait pertemuan di Nusantara Polo Club.

"Saya dipanggil kejaksaan sebagai saksi RS. Keterangan apa yang saya dengar dan tahu dalam BAP. Intinya, baik pak Amien, Nanik, kami adalah korban RS. Saya akan ceritakan pertemuan 2 Oktober di lapangan Polo," kata Said Iqbal.

Menurutnya, inti keterangan yang akan disampaikan adalah apa yang diketahui, termasuk permintaan Ratna Sarumpaet untuk dipertemukan kepada Prabowo terkait dugaan penganiayaan. Selain itu, tentang pengakuan Ratna kalau dia telah berbohong.

"Saya dihubungi Ratna setelah selesai mengisi acara. Jam 11.00 atau 11.30 WIB, staf Ratna hubungi rekan saya, dari Ratna sampaikan ke saya, lalu saya menolak karena sudah malam dan hujan. Telepon kedua Ratna minta datang ke rumahnya lalu saya datang. Dia minta dipertemukan dengan pak Prabowo karena dia dianiaya. Ratna juga bicara dengan Fadli Zon untuk diatur pertemuan dengan pak Prabowo," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com