Panglima TNI Tegaskan Kesiapan Hadapi Ancaman Pemilu 2019

Panglima TNI Tegaskan Kesiapan Hadapi Ancaman Pemilu 2019
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta jajaran kepala staf dan komando pasukan khusus melaksanakan kegiatan latihan penanggulangan terorisme Satgultor di Venue Jet Ski dan Hotel Mercure Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Selasa pagi, 9 April 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta )
Carlos Roy Fajarta / CAH Selasa, 9 April 2019 | 11:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan seluruh prajurit TNI siap untuk menghadapi berbagai ancaman maupun potensi kerawanan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang ingin mengacaukan Pemilu 2019.

"Saya didampingi oleh kepala staf angkatan dan komandan pasukan khusus TNI menyatakan bahwa TNI dan jajaran siap mengamankan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019," ujar Hadi, Selasa (9/4/2019) pagi saat usai melihat langsung kegiatan latihan penanggulangan terorisme Satgultor di Venue Jet Ski dan Hotel Mercure Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.

Ia menegaskan bahwa seluruh prajurit sudah menjalani berbagai latihan dan persiapan untuk mengamankan proses pemilu 2019.

"Kami menekankan bahwa politik TNI adalah politik negara, TNI netral dalam Pemilu Legislatif maupun Presiden 2019 dan saya ingin memastikan bahwa jika ada pihak-pihak yang menganggu stabilitas politik jalannya demokrasi, mengganggu NKRI, menganggu Pancasila, mengganggu UUD 1945, dan mengganggu Bhinneka Tunggal Ika, maka akan berhadapan dengan TNI. Ingat TNI adalah benteng nya NKRI, NKRI Harga mati. Seluruh bangsa Indonesia bisa mengerti apa yang disampaikan oleh seluruh prajurit TNI," tambah Hadi.

Sementara itu, Dankormar, Laksamana Muda TNI AL Suhartono menyebutkan hubungan antara komandan dan staf diuji dalam latihan dengan menganalisa tugas, merencanakan manuver dengan melihat situasi dan kondisi.

"Kemampuan taktis semua elemen yang terlibat dalam operasi ini. Ada 500-600 personel mengikuti latihan ini dimana pasukan khusus ini bergerak setiap saat sesuai perintah dari Panglima TNI," kata Suhartono.

Lihat video:



Sumber: Suara Pembaruan