Dipertanyakan, Pengangkatan Firmanzah Sebagai Staf Khusus Presiden
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dipertanyakan, Pengangkatan Firmanzah Sebagai Staf Khusus Presiden

Senin, 18 Juni 2012 | 18:45 WIB
Oleh : B1

"Itu keputusan ngawur: memilih orang yang tidak kompeten untuk posisi yang penting," kata peserta rapat senat dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Pengangkatan Firmanzah, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE-UI), sebagai Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan dipertanyakan sejumlah rekan kerjanya di kampus.

"Dia itu ahli marketing politik, tidak kompeten soal ekonomi makro, lha kok disuruh mengurusi ekonomi dan pembangunan," kata seorang dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

'Gugatan' terhadap pengangkatan Firmanzah mencuat dalam rapat senat dosen FE-UI yang digelar Senin, (17/6) sore. Sebagian peserta rapat mengkhawatirkan kinerja Firmansyah yang 'berpeluang' memalukan nama besar FE-UI.

"Bagaimana mungkin orang yang tidak kompeten dalam ekonomi makro harus memberi rekomendasi soal-soal pembangunan dan membuat model-model ekonomi. Itu bukan pekerjaan gampang," kata seorang peserta rapat.

Rapat juga menyayangkan keputusan pemberi tugas (Presiden) yang telah sembrono memilih orang yang salah untuk posisi penting tersebut.

"Itu keputusan yang ngawur, yang ajaib. Di istana banyak orang-orang FE-UI yang mestinya bisa ditanya, apakah Firmanzah kompeten atau tidak untuk posisi tersebut," kata sumber Beritasatu.com.

Firmanzah tidak hadir dalam rapat tersebut, karena sedang mendampingi Presiden SBY menghadiri Pertemuan Pemimpin Negara-negara G-20 di Meksiko. Sebagaimana banyak diberitakan, Dekan FE-UI tersebut diangkat menjadi staf khusus Presiden sejak pekan lalu.

Pria asal Surabaya itu sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai Dekan FE-UI, tetapi Rektor UI belum memberikan keputusan pelepasan definitif.

Rapat dosen FE-UI akhirnya sepakat untuk menunggu keputusan pelepasan definitif dari Rektor FE-UI.

"Setelah Firmanzah tidak lagi menjabat sebagai Dekan, kami akan membuat pernyataan bahwa pengangkatan tersebut dalam kapasitas Firmanzah sebagai pribadi, tidak ada kaitannya dengan FE-UI," katanya.

Firmanzah, kini 36 tahun, dianggat sebagai Dekan FE-UI pada 2009 dan menjadi dekan termuda sepanjang sejarah FE-UI. Selama ini, lulusan FE-UI yang meraih gelar PhD dari University of Pau et Pays de l' Adour (Perancis) dikenal sebagai ahli manajemen strategis.

Ia dikenal dekat, atau sedikitnya diterima oleh mereka yang dianggap 'berseberangan' dengan pemerintah, seperti kelompok Partai Nasdem, Gerindra, Partai Golkar dan lain-lain.

"Ada selentingan, Firmanzah akan dimanfaatkan untuk lobi-lobi politik," kata sumber Beritasatu.com yang lain.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pilot Tempur Sukhoi TNI AU akan Dilatih di China

Sejumlah personel TNI AU calon penerbang pesawat jet tempur Sukhoi akan menjalani latihan dengan simulator di China, sebagai bagian dari kerja sama pertahanan Indonesia dan China.

NASIONAL | 18 Juni 2012

Neneng Mengaku Kangen Nazaruddin

Tersangka kasus korupsi pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Neneng Sri Wahyuni mengaku kangen terhadap suaminya, Muhammad Nazaruddin.

NASIONAL | 18 Juni 2012

Malinda Tetap Dihukum 8 Tahun

Bunyi putusan bandingnya menguatkan putusan PN.

NASIONAL | 18 Juni 2012

Komisi I Berniat bentuk Panja Masalah Papua

Komisi I DPR berencana membentuk panitia kerja (Panja) yang akan membicarakan permasalahan Papua, serta mencari solusi atas permasalahan yang terjadi di wilayah ujung timur Indonesia itu.

NASIONAL | 18 Juni 2012

Kuasa Hukum Bantah Neneng Berniat Alihkan Aset Rp1 T

Kuasa hukum Neneng Sri Wahyuni, Junimart Girsang membantah kabar kepulangan kliennya ke Indonesia untuk mengalihkan aset senilai Rp 1 triliun seperti diberitakan akhir-akhir ini.

NASIONAL | 18 Juni 2012

Boediono Himbau Ormas Islam Jauhi Kekerasan

Umat Islam di Indonesia memiliki banyak tantangan dalam masa modern ini.

NASIONAL | 18 Juni 2012

Tomy Janji Akan Kooperatif dengan KPK

Kuasa Hukum tersangka kasus suap pajak Tomy Hendratno, Tito Hananta Kusuma, mengatakan kliennya akan kooperatif terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

NASIONAL | 18 Juni 2012

DPR Desak KPK Selisik Peran Neneng di Proyek Kampus

Anggota DPR mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri tuntas dugaan korupsi, istri M Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni dalam proyek berbagai universitas.

NASIONAL | 18 Juni 2012

KBRI Kuala Lumpur: Soal Tari Tor Tor ada Kesalahpahaman

Tari Tor Tor dan Gondang Sambilan hanya dicatatkan bukan diklaim sebagai hak milik Malaysia.

NASIONAL | 18 Juni 2012

Hikmahanto: Malaysia Provokatif soal Tarian Tor Tor

Malaysia cenderung memformalkan kebudayaan yang diserap dari negeri tetangga

NASIONAL | 18 Juni 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS