LIPI Segera Rampungkan Analisis DNA Komodo Curian Ilegal
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

LIPI Segera Rampungkan Analisis DNA Komodo Curian Ilegal

Rabu, 10 April 2019 | 12:00 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) masih melakukan uji deoxyribonucleic acid (DNA) dari sampel darah komodo (Varanus komodoensis) yang menjadi barang bukti perdagangan satwa ilegal. Diperkirakan menjelang akhir April akan diketahui asal usul komodo yang diperdagangkan secara ilegal tersebut.

Uji DNA ini dilakukan oleh tim peneliti zoologi LIPI selama 14 hari kerja. Hasilnya nanti akan disampaikan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur yang saat ini mengamankan barang bukti 6 komodo hidup. Seperti diketahui, komodo merupakan satwa yang dilindungi sesuai dengan aturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta berstatus rentan.

Kepala Bagian Zoologi Pusat Penelitian Biologi LIPI, Cahyo Rahmadi mengatakan, LIPI memang sudah punya kajian tentang genetika populasi komodo bersama mitra kerja. Untuk tes DNA komodo yang baru saja dilakukan, diperkirakan akan rampung sekitar 20 April 2019 setelah semua proses selesai.

"Sekarang ini sedang proses, akan kita rilis maksimal 14 hari kerja," katanya di Jakarta, Selasa (9/4).

Senada dengan itu, peneliti Zoologi LIPI, Evy Ayu Arida menjelaskan, saat ini proses analisis DNA dari enam sampel komodo masih terus berlangsung di laboratorium zoologi LIPI.

"Hasil analisis akan kami sampaikan kepada pemohon, yaitu BBKSDA Jawa Timur secara tertulis," ucapnya.

Dikutip dari situs LIPI, komodo adalah kadal berukuran besar, memiliki panjang maksimum sekitar tiga meter dengan bobot tubuh 70 kilogram atau lebih. Anak komodo berwarna hijau kekuningan dengan pita hitam seperti cincin. Sementara komodo dewasa memiliki warna abu-abu kehitaman atau abu-abu kemerahan dan tubuhnya dilapisi sisik yang kuat.

Selain itu, komodo juga memiliki moncong yang membulat, timpanum yang terbuka dan memiliki gigi dan cakar yang tajam. Antara jantan dan betina tidak terdapat perbedaan morfologi (dimorfisme). Terdapat dua kerabat terdekat komodo, yaitu biawak bunga tanjung (Varanus salvadorii) yang tersebar di Papua dan biawak renda (Varanus varius) yang tersebar di Australia.

Populasi komodo saat ini rentan terhadap kepunahan. Sejak sekitar 30 tahun yang lalu, populasinya mengecil bersamaan dengan rusaknya habitat. Hingga kini, hanya lima pulau yang dihuni secara tetap oleh kadal terbesar yang masih bertahan hidup di dunia ini. Habitat jenis biawak ini adalah padang rumput, savana, dan hutan tropis di dataran rendah yang kering.

Komodo yang telah dewasa memangsa rusa, kerbau, babi hutan, burung dan juga telur-telurnya, mamalia kecil seperti tikus dan kelelawar, monyet, kambing, dan kuda. Sementara itu biawak muda memangsa serangga, telur burung, cicak dan mamalia kecil. Komodo muda yang berukuran kurang dari satu meter biasa dijumpai berada di atas pohon untuk menghindari pemangsaan oleh komodo dewasa.

Selain bersifat kanibal, komodo juga disebut pemakan bangkai. Musim kawin berlangsung antara bulan Mei dan Agustus. Komodo betina bertelur sekitar 20 butir dan meletakkannya di lubang di tanah. Pada umur 8-9 tahun, komodo muda sudah mulai memasuki masa dewasanya dan dapat bertahan hidup hingga 30 tahun.

Kasus perdagangan satwa ilegal ini terungkap sejak akhir Februari 2019 dan proses penyelidikan masih dilakukan oleh Polda Jatim. Saat ini populasi terbanyak komodo ada di Taman Nasional Komodo. Berdasarkan hasil monitoring tahun 2018, diperkirakan terdapat 2.897 individu komodo yang tersebar di lima pulau besar yakni Pulau Komodo sebanyak 1.727 ekor, Pulau Rinca sebanyak 1.049 ekor, Pulau Padar sebanyaj 6 ekor, Pulau Gilimotang sebanyak 58 ekor dan Pulau Nusa Kode sebanyak 57 ekor.

Di luar TN Komodo, ditemukan satwa komodo di daratan Flores. Berdasarkan pengamatan BBKSDA NTT bersama mitra dengan metode site occupancy yang menggunakan camera trap, dihasilkan data yakni di Cagar Alam Wae Wuul terdapat 4-14 ekor komodo (2013-2018), Pulau Ontoloe 2-6 ekor komodo (2016-2018), kawasan ekosistem esensial di hutan lindung Pota 6 ekor komodo (2016-2018) dan Pulau Longos 11 ekor komodo (2016)

Perdagangan ilegal satwa liar ini dilindungi Undang-Undang No 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

PSI: Kasus Penganiayaan Audrey Harus Diselesaikan Secara Adil

Menurut Kokok, publik, sekolah dan pemerintah tidak boleh melakukan pembiaran terhadap aksi perundungan yang mengarah kepada menyakiti fisik dan psikis korban.

NASIONAL | 10 April 2019

Kasus Jual Beli Jabatan, KPK Periksa Stafsus Menag

KPK menjadwalkan memeriksa Hadi Rahman yang diketahui merupakan Staf Khusus Menag.

NASIONAL | 10 April 2019

KPAI: Usut Tuntas Kekerasan Audrey di Pontianak

KPAI juga mengingatkan kepada pihak kepolisian dan juga media untuk tidak memberitakan identitas anak pelaku maupun anak korban kekerasan.

NASIONAL | 10 April 2019

Gunung Merapi Alami Guguran Lava Empat Kali

Empat kali gempa guguran selama enam jam pengamatan mulai 00.00 WIB sampai 06.00 WIB pada Rabu (10/4/2019).

NASIONAL | 10 April 2019

Tingkatkan Kualitas PTS, Menristekdikti Dorong Percepatan Proses Merger

Melalui program merger maka PTS dengan jumlah mahasiswa yang minim dapat disatukan dengan PTS lain dalam satu yayasan.

NASIONAL | 10 April 2019

KPK Dalami Kepentingan Humpuss Transportasi Kimia di Kasus Suap Bowo

Marketing Manajer PT Humpuss Transportasi Kimia Asty Winasti diduga menyuap Bowo melalui anak buahnya Indung.

NASIONAL | 10 April 2019

Infrastruktur Perpustakaan Nasional Peringkat 2 di Dunia

Minat baca di Indonesia lebih tinggi dari Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat, Jerman, dan Inggris.

NASIONAL | 10 April 2019

Jalan Pararel Entikong Longsor, Akses ke 3 Desa Perbatasan Lumpuh

"Warga terpaksa lewat bawah atau sungai. Kalau lagi deras airnya bisa berbahaya juga bagi warga yang melintas. Bisa-bisa hanyut."

NASIONAL | 10 April 2019

Mufti Damaskus: Indonesia Jangan Percaya Propaganda Teroris

Suriah yang dulu damai, tenteram, dan indah kini terjebak dalam perang saudara akibat propaganda radikal terorisme.

NASIONAL | 9 April 2019

Ditemukan 1.500 Korban Kasus Perdagangan Orang

Hampir 1.500 korban ditemukan di empat jaringan yaitu Maroko, Turki, Suriah, dan Arab Saudi.

NASIONAL | 9 April 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS