Pemprov Sulsel Tekad Bangun BLK di Seluruh Kabupaten dan Kota

Pemprov Sulsel Tekad Bangun BLK di Seluruh Kabupaten dan Kota
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sulsel, Agustinus Appang (kedua dari kiri), Pelaksana Tugas Kepala BLK Makassar, As’asdiah (ketiga dari kiri), dan Kepala Biro Humas Kemnaker, Soes Hindarto (kanan), berbicara dalam diskusi soal ketenagakerjaan di Makassar di Makassar, Rabu (10/4/2019). Acara ini dimoderatori salah satu pimpinan Humas Kemnaker, Fidia Arifdianty (kiri). ( Foto: beritasatu.com / Edi Hardum )
Siprianus Edi Hardum / EHD Rabu, 10 April 2019 | 15:12 WIB

Makassar, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) bertekad akan membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di seluruh kabupaten dan kota di Sulsel. Sebab, BLK sangat membantu orang terutama pengangguran memiliki keahlian atau kompetensi bahkan menjadi wirausaha.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sulsel, Agustinus Appang, kepada wartawan di Makassar, Rabu (10/4/2019).

Menurut Agustinus Appang, dari 24 kabupaten/kota, hanya lima kabupaten yang belum memiliki BLK, antara lain Kabupaten Toraja dan Toraja Utara. “Kami bertekad dalam waktu dekat lima kabupaten ini segera memiliki BLK,” kata Agustinus Appang.

Agustinus Appang mengatakan, keberadaan BLK sangat penting untuk mengurangi jumlah pengangguran, karena, pertama, BLK melatih dan mendidik (diklat) orang yang tidak mempunyai kompetensi dan skill menjadi memiliki kompetensi dan skill. Kedua, BLK melatih dan mendidik orang menjadi wirausaha atau entrepreneuer.

Menurut Agustinus Appang, jumlah pengangguran di Sulsel sampai saat ini adalah 213.695 orang. “Kami berharap dengan giatnya diklat di BLK, maka jumlah pengangguran semakin kecil,” kata Agustinus Appang.

Agustinus Appang mengatakan, jumlah perusahaan di Sulsel sebanyak 14.828 buah, dan jumlah tenaga kerja di perusahaan sebanyak 227.669 orang. Selanjutnya jumlah tenaga kerja asing (TKA) di Sulsel sebanyak 464 orang.

 



Sumber: BeritaSatu.com