Satgas Limpahkan Tersangka Kasus Pengaturan Skor ke Kejaksaan

Satgas Limpahkan Tersangka Kasus Pengaturan Skor ke Kejaksaan
Argo Yuwono. ( Foto: istimewa / istimewa )
Bayu Marhaenjati / JAS Rabu, 10 April 2019 | 16:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -Satgas Antimafia Bola, melakukan pelimpahan tahap dua tersangka dan barang bukti terkait kasus dugaan pengaturan skor atau match fixing pertandingan sepak bola Indonesia. Ada enam tersangka yang dilimpahkan ke Kejaksaan Agung untuk selanjutnya menjalani proses persidangan.

"Tahap dua ini kita serahkan ke Kejaksaan Tinggi Banjarnegara, dari tim Kejaksaan Agung dan dari tim penyidik langsung membawa tersangka ke Banjarnegara. Ada pengawalan dari pihak kepolisian," ujar Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (10/4/2019).

Dikatakan Argo, sebelumnya berkas perkara kasus dugaan pengaturan skor yang dilaporkan mantan manajer Persibara Banjarnegara Lasma Indaryani telah rampung dan dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan.

"Jadi LP (laporan) Bu Lasmi, ada enam tersangka. Kemudian dari enam tersangka kami buat empat berkas perkara penyidikan. Kejaksaan Agung, pada tanggal 4 April 2019 itu menyatakan lengkap baik persyaratan formil maupun materil," ungkap Argo.

Argo menyampaikan, penyidik memeriksa 26 saksi dan tiga ahli dalam menyusun berkas perkara itu. Selain itu, ada 220 dokumen disita dan dijadikan barang bukti terkait kasus tersebut.

"Semua ini berkat kerja sama Satgas Antimafia Bola dengan Kejaksaan Agung. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Agung, Jampidum dan jajaran, dengan koordinasi yang baik kasus yang ada bisa diselesaikan," kata Argo.

Para tersangka yang dilimpahkan yakni, anggota Exco PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komite Wasit PSSI Priyanto, Anik Yuni Artikasari, mantan anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, wasit Nurul Safarid, dan ML selaku staf direktur perwasitan.



Sumber: BeritaSatu.com