Survei Landas Kontinen Berpotensi Perluas Wilayah Indonesia

Survei Landas Kontinen Berpotensi Perluas Wilayah Indonesia
Kapal penelitian LIPI, Baruna Jaya VIII. ( Foto: LIPI )
Ari Supriyanti Rikin / FER Rabu, 10 April 2019 | 16:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Selain melepas Kapal Baruna Jaya IV untuk memasang buoy pendeteksi tsunami ke Selat Sunda, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) juga melepas Kapal Baruna Jaya I untuk melakukan survei landas kontinen Indonesia di perairan utara Papua.

Survei yang akan dilakukan sekitar 70 hari ini untuk memastikan potensi landas kontinen eksistensi di utara Papua seluas 196.568,9 kilometer persegi.

Baca Juga: BPPT Pasang Pendeteksi Tsunami di Selat Sunda

Kepala BPPT, Hammam Riza, mengatakan, survei pemetaan landas kontinen ini merupakan realisasi kerja sama antara BPPT dengan Badan Informasi Geospasial (BIG). Tujuannya meyiapkan data primer batimetri dan menentukan batas penambahan wilayah landas kontinen atau disebut landas kontinen ekstensi (LKE).

"Data primer batimetri sangat penting untuk membuktikan bahwa daratan Papua itu menerus sampai ke Eauripik Rise di Samudera Pasifik, yang sebagian besar sudah diusulkan sebagai penambahan landas kontinen dari masing-masing negara yang berbatasan di sekitar Eauripik Rise tersebut," katanya di sela-sela Pelepasan Kapal Baruna Jaya I dan IV di Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Hammam menyebut, BIG sebagai wakil instansi Republik Indonesia, sangat berkepentingan dengan data batimetri di utara Papua, karena sebagai data pendukung dan sebagai landasan argumen BIG pada saat pengusulan penambahan wilayah landas kontinen di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Baca Juga: BIG Perlu Bantuan Pemetaan di Daerah

Kepala BIG, Hasanuddin Z Abidin, yang hadir dalam acara itu mengungkapkan, survei landas kontinen ini dilakukan di luar 200 mil laut Indonesia. Data dari hasil survei ini akan mendukung dokumen submisi yang akan disampaikan di tahun 2019 ke PBB.

"Total dokumen submisi itu mencapai 196.568,9 kilometer persegi, lebih luas dari Pulau Sumatera," ucap Hasanuddin.

Hasanuddin menambahkan, jika usulan tersebut diterima maka akan memperluas wilayah Indonesia. Di tahun 2012, Indonesia sudah mendapat pengakuan luas landas kontinen di barat Aceh seluas 4.209 kilometer persegi atau seluas Pulau Madura.

"Survei landas kontinen di utara Papua ini sangat signifikan memperkuat dokumen submisi," tandas Hasanuddin.



Sumber: Suara Pembaruan