Keluarga Audrey Menolak Mediasi

Keluarga Audrey Menolak Mediasi
Justice for Audrey ( Foto: istimewa / istimewa )
Ahmad Salman / AIS Rabu, 10 April 2019 | 18:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyesalkan pengeroyokan yang dilakukan sejumlah siswi SMA di Pontianak, Kalimantan Barat, terhadap pelajar SMP bernama Audrey.

Komisioner KPAI Retno Listyarti menjelaskan, Rabu (10/4/2019), KPAI telah mendorong adanya diversi atau mediasi. Sebab baik pelaku maupun korban merupakan anak-anak.

Meski begitu upaya tersebut tidak tercapai. Sebab keluarga korban menolak untuk mediasi.

Saat ini KPAI akan memastikan jika proses hukum terhadap pelaku tetap berjalan dengan menggunakan Undang-undang Sistem Peradilan Anak (SPPA).

KPAI juga akan melakukan pemulihan kondisi anak pada saat semula, baik pemenuhan hak rehabilitasi maupun kesehatan.

Lihat video: 



Sumber: BeritaSatu TV