Ma’ruf Amin Hadiri Peluncuran Buku Ma'rufnomics

Ma’ruf Amin Hadiri Peluncuran Buku Ma'rufnomics
Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH Ma’ruf Amin menghadiri Majelis Taklim Bersalawat di Istora Senayan, Jakarta, Senin (8/4) siang. ( Foto: istimewa )
Bernadus Wijayaka / BW Rabu, 10 April 2019 | 22:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin menghadiri peluncuran buku Ma'rufnomics Ekonomi Baru Indonesia, di Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2019).

Ma’ruf hadir dengan didampingi istrinya, Wury Estu Handayani. Hadir pula Wakil Ketua DPR Utut Adiyanto.

Buku setebal 318 halaman yang ditulis oleh Nurdin Tampubolon ini menjelaskan dasar-dasar pemikiran mengenai arus baru ekonomi Indonesia (ABEI) untuk sinergitas pembangunan Indonesia, yang manfaatnya bisa dirasakan secara merata semua rakyat.

“Ke depan, pembangunan Indonesia harus diinisasi, digerakkan, dan dimulai dari bawah ke atas. Sehingga kebijakan pembangunan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat desa atau kota setempat,” ujar Ma’ruf Amin.

Menurut Ma’ruf Amin, ABEI selaras dengan Nawacita Presiden Jokowi dan sila kelima Pancasila. Bahkan, beberapa konsepsi ABEI yang diluncurkan pada April 2017 lalu itu, juga telah mulai diterapkan oleh pemerintah.

Gagasan ABEI telah diperkenalkan Ma’ruf Amin sejak 2015. Hingga pertengahan 2018, Ma’ruf rajin mengunjungi kantong-kantong NU di berbagai daerah. Di tengah bergulirnya wacana ABEI, pemerintah membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) pada Januari 2016. KNKS ini diketuai langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Kemudian pada 22 April 2017, gagasan ABEI dijadikan sebagai rekomendasi Kongres Ekonomi Umat. Gagasan ABEI kemudian menjadi pembahasan menarik di berbagai forum ekonomi, hingga pada Desember 2018, Bank Indonesia, pemerintah dan instansi terkait mencanangkan ABEI sebagai pilar utama untuk menggenjot perekonomian Indonesia.

“Pemerintah saat ini, sudah berjalan sesuai dengan jalurnya, terutama dalam rencana pembangun ekonomi Indonesia. Dalam pembangunan ekonomi ke depan harus diperbesar manfaatnya, serta disempurnakan untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Kiai Ma’ruf dalam keterangan tertulis kepada Beritasatu.com.

Lebih lanjut, Mustasyar PBNU ini juga menekankan pentingnya efisensi dan penguatan daya saing ekonomi warga, sehingga negara Indonesia semakin maju.

“Jika gagasan ABEI ini dilanjutkan bersama komitmen Nawacita yang dibawa Pak Jokowi, insyaallah, Indonesia akan memasuki era tinggal landas. Semakin maju, dan tidak akan punah. Amin!” imbuhnya, seraya disambut kata amin dari ratusan hadirin.



Sumber: Suara Pembaruan