Polri dan TNI Siap Hadapi Ancaman Gangguan Keamanan Pemilu di Papua

Polri dan TNI Siap Hadapi Ancaman Gangguan Keamanan Pemilu di Papua
Ilustrasi kelompok kriminal bersenjata. ( Foto: BeritaSatu TV )
Robert Isidorus / LES Kamis, 11 April 2019 | 08:33 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menegaskan, pihak kepolisian dan TNI tidak akan gentar dengan gangguan dan ancaman yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di beberapa wilayah pegunungan Papua. Polri dan TNI siap melindungi masyarakat sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 di Papua dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Kami anggota TNI/Polri siap menghadapi oknum yang akan mengganggu situasi kamtibmas termaksud kelompok berenjata. Segala risiko yang nanti terjadi kami sudah siap,” tegasnya AM Kamal, Rabu (10/4) sore.

Ia mengimbau, kepada masyarakat jangan perlu takut terhadap ancaman yang akan dilakukan olek kelompok-kelom yang akan mengganggu stabilitas keamanan termaksud kelompok separatis. “Kami TNI/Polri ada untuk memberikan kenyaman bagi masyarakat, dengan demikian masyarakat tidak perlu takut dengan berbagai ancaman,”terangnya.

Seperti diketahui, wilayah Papua masuk dalam kategori daerah paling rawan saat pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang. Bukan hanya karena kondisi geografis yang sulit dan faktor cuaca yang kerap tak mendukung, namun juga ancaman dari kelompok kriminal bersenjata di sejumlah daerah di wilayah setempat. Seperti di Kabupaten Puncak, Lanny Jaya, Puncak Jaya dan Kabupaten Nduga.

Tercatat kelompok kriminal bersenjata telah terlibat dalam 33 kasus penembakan pada tahun 2018 hingga Maret 2019. Aksi kelompok ini menyebabkan korban meninggal dunia 23 dari warga sipil dan 12 aparat keamanan dari TNI dan Polri.



Sumber: Suara Pembaruan