Dituding Larang Kampanye Prabowo, Ganjar Pranowo Berang

Dituding Larang Kampanye Prabowo, Ganjar Pranowo Berang
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan akan terus mengejar para pelaku teror pembakaran kendaraan yang terjadi di 3 wilayah di Jateng.
Stefi Thenu / DAS Kamis, 11 April 2019 | 12:04 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berang dituding mengeluarkan surat pelarangan kampanye akbar calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, di Simpang Lima, Semarang.

Ganjar Pranowo yang adalah kader PDI-P, pengusung paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin,  membantah mempersulit dan melarang kampanye  di Semarang. 

Sebelumnya, Direktur Kampanye BPN Prabowo-Sandiaga, Sugiyono mengatakan bahwa paslon capres nomor urut 02 akan menggelar kampanye di Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, namun dilarang karena terbentur aturan yang dikeluarkan Gubernur Jateng.

Bahkan, Prabowo Subianto menyampaikannya sendiri saat berorasi dalam kampanye di Sriwedari, Solo.

Terkait pelarangan kampanye paslon capres nomor urut 02 di Simpang Lima, Direktur Kampanye Sugiyono mengatakan, surat tersebut disampaikan kepada Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandiaga. "Bentuk pelarangannya ya kita tidak boleh, itu katanya peraturan gubernur atau pemda," ujar Sugiyono.

Ganjar menyebut tuduhan telah mengeluarkan surat peraturan kampanye di Simpang Lima, Semarang, adalah tindakan provokatif. "Itu provokatif, ada berita Gubernur Jateng tidak mengizinkan (kampanye)," kata Ganjar, Kamis (11/4/2019).

Ganjar memastikan dirinya tidak mengeluarkan pelarangan kampanye untuk paslon capres nomor urut 02 di Simpang Lima Semarang, yang akhirnya dipindah di Solo.

"Gubernur itu tidak punya kewenangan mengizinkan, yang mengizinkan walikota (Semarang)," tegas Ganjar.

 



Sumber: BeritaSatu.com