Penyandang Disabilitas Bisa Suarakan Pendapat Lewat Lomba Penulisan

Penyandang Disabilitas Bisa Suarakan Pendapat Lewat Lomba Penulisan
Jumpa pers lomba bertajuk "Suara Anak Penyandang Disabilitas" yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bekerjasama dengan Musik Hana Midori. ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Kamis, 11 April 2019 | 14:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk mewadahi aspirasi anak-anak penyandang disabilitas, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bekerjasama dengan Musik Hana Midori menggelar kegiatan lomba bertajuk "Suara Anak Penyandang Disabilitas". Deputi Bidang Perlindungan Anak KPPPA, Anhar, SH, M.Si mengatakan ide dasar lomba ini adalah sulitnya bagi peyandang disabilitas mendapatkan akses pendidikan karena faktor keluarga.

"Kami ingin mereka menyuarakan langsung apa yang jadi keinginan mereka. Lewat event ini, kami berusaha dorong keluarga untuk mendidik anaknya untuk berani menyuarakan pendapat mereka melalui media tulis, video maupun pun lisan. Harapannya dengan pendapat yang mereka keluarkan akan bisa didengar dan diperhatikan oleh kita semua termasuk pemerintah," ungkap Nahar dalam jumpa pers yang diselenggarakan di kantor KPPPA, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2019).

Nahar melanjutkan dirinya juga berharap kesadaran masyarakat, lingkungan dan keluarga akan lebih meningkat seiring pendapat yang disuarakan oleh anak-anak penyandang disabilitas. Karena mereka juga memiliki hak dan kesempatan yang sama dengan anak-anak lainnya dalam mengembangkan kemampuannya agar mereka juga dapat hidup layak dimasa depan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat seperti anak-anak non disabilitas lainnya.

Lomba dibagi dalam 5 kategori yakni disabilitas fisik, disabilitas intelektual, disabilitas mental, disaibilitas sensorik, dan disabilitas ganda/multi. Mereka bebas mengeluarkan pendapatnya dalam bentuk penulisan dengan karya tulisan maksimum sebanyak 750 kata, video, maupun suara yang mereka utarakan dari dalam hati mereka tanpa campurtangan orang lain.

Tema penulisannya adalah Suara Anak Disabilitas "Dengarkan Curhatan Kami" dengan subtema bisa tentang pendidikan/pelatihan, olahraga, seni, pariwisata, transportasi, kesehatan dan ruang bermain," tandasnya.

Dalam kegiatan lomba ini, para perserta dapat mengumpulkan materi naskahnya mulai 8 April 2019 hingga 8 Juni 2019 mendatang yang mereka bisa kirimkan melalui email suaraanakdisabilitas@gmail.com. Dimana masing-masing kategorinya akan mendapatkan tropi dan hadiah dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise.



Sumber: BeritaSatu.com