Ponsel DPO Utama Hoax Server KPU Sudah Mati

Ponsel DPO Utama Hoax Server KPU Sudah Mati
Ilustrasi pelaku pembuat dan penyebar "hoax: serta barang bukti yang disita polisi. ( Foto: Antara )
Farouk Arnaz / JAS Kamis, 11 April 2019 | 14:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Polisi mengklaim berhasil mendeteksi identitas dua pelaku utama dalam video hoax yang menyebut server Komisi Pemilihan Umum (KPU) ada di Singapura dan diatur untuk memenangkan Jokowi di Pilpres 2019.

Mereka adalah WN yang berperan menjadi kreator dan buzzer video hoax serta Mr X yang menjadi bintang dalam video itu. Mr X ini yang pertama kali menyebut jika KPU berlaku curang.

“Itu dari hasil analisis jejak digital yang dilakukan Dit Siber Bareskrim. Pemilik akun Instagram yang patut diduga sebagai buzzer dan kreator itu (WN), posisi HP terakhir dideteksi di daerah Tanggerang lalu mati,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Kamis (11/4/2019).

Sedangkan posisi HP milik Mr X yang berbicara verbal dan menyampaikan isu server KPU berada di Singapura juga sudah off dan posisi terakhirnya ada di Jateng

“Ditsiber tidak berhenti. Meskipun sudah off semua kita tetap lakukan pengejaran karena kita sudah tahu identitasnya. Tinggal menunggu waktu saja kedua DPO tersebut akan ditangkap,” lanjut Dedi.

Dalam kasus ini polisi memang telah menetapkan empat tersangka. Dua tersangka di atas masih buron dan dua sudah ditangkap. Yang ditangkap adalah EW di Ciracas dan RD di Lampung. Dua yang terakhir hanya buzzer.

Posisi video itu diambil di rumah eks Bupati Serang Taufik Nuriman saat rapat di kediamannya bersama dengan tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dari Jakarta dan Banten.

Namun Nuriman, yang juga mantan anggota Kopassus ini, mengaku tidak mengenal orang yang memberikan pemaparan soal server milik KPU di-setting memenangkan Jokowi-Ma’ruf.