Inovasi Kementerian PANRB Dipuji Peserta Sidang CEPA VNR

Inovasi Kementerian PANRB Dipuji Peserta Sidang CEPA VNR
Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa dalam sidang CEPA VNR di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat. ( Foto: Beritasatu TV )
Zumrotul Muslimin / ZTM Kamis, 11 April 2019 | 22:22 WIB

New York, Beritasatu.com - Keberhasilan Indonesia melaksanakan inovasi yang membangun kemitraan pemerintah dan swasta menarik perhatian peserta sidang Committee of Experts on Public Administration (CEPA) Voluntary National Review (VNR).

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa menjelaskan langkah konkret dalam penguatan kapasitas pemda secara intensif melalui bimbingan teknis, standar pelayanan, serta pengembangan inovasi.

Di antaranya, pengembangan inovasi dari Sragen terkait pengentasan kemiskinan. Dengan mengandeng perusahaan swasta Toyota, pemda memberdayakan anak-anak keluarga miskin melalui pembentukan mekanisme kelembagaan baru.

Inovasi lainnya adalah melalui sistem EDAT yang dilakukan Pemkab Teluk Bintuni dalam rangka pemberantasan malaria. Inovasi itu dikembangkan pada wilayah endemik malaria dengan karakter seperti wilayah Papua.

Indonesia dinilai mampu melakukan koordinasi dan integrasi kebijakan dari pusat ke daerah. Sorotan lainnya keberhasilan pemerintah melibatkan masyarakat dan sektor privat melalui sistem open government.

Diah Natalisa mengatakan sistem pengawasan transparansi dengan prinsip 'no wrong door policy' diterapkan melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) dengan penggunaan platform LAPOR!. Aplikasi ini sudah digunakan 623 instansi pemerintah.

"Aplikasi ini sudah terpadu, terintegrasi, dan tuntas dalam menyelesaikan pengaduan pelayanan publik," ungkap Diah Natalisa.

Sementara itu kelembagaan pemerintah yang efektif dan akuntabel diwujudkan melalui penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Penerapan SAKIP ini sukses menghemat anggaran Rp 65,1 triliun pada 2018.



Sumber: BeritaSatu TV