"Rita Efek" Guncang Sukabumi

Rita Irawati Priatna
Bernadus Wijayaka / BW Kamis, 11 April 2019 | 23:25 WIB

Sukabumi, Beritasatu.com - Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi seorang Rita Irawati Priatna untuk menghadirkan "Rita Efek" di Sukabumi, Jawa Barat.

Hanya dalam waktu enam bulan, tepatnya sejak November 2018, manuver mojang Priangan dari Partai Berkarya ini, cukup meradangkan caleg-caleg dari partai-partai lainnya, seperti Golkar, PPP, PKB, PDI-P, PAN, atau Demokrat.

Rita Irawati Priatna, yang melakukan pendekatan secara persaudaraan (tidak mengedepankan materi) dalam berkampanye, berhasil menggugah hati nurani wargi Sukabumi.

Tidak heran, para militansi Rita Irawati Priatna pun lahir dan menyebar ke seluruh pelosok Sukabumi, baik Kota maupun Kabupaten. Mereka bukan hanya berasal dari kalangan petani, nelayan, peternak, pengusaha UKM, artis/seniman, pedagang, ulama, perawat, dan emak-emak, tetapi juga dilakukan ormas Laskar Berkarya Sukabumi.

"Saya sudah jelajahi Sukabumi. Saya melihat geografis Sukabumi sangat potensial untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan. Menurut saya, hanya dengan ekonomi kerakyatan, kita bisa memakmurkan wargi Sukabumi. Saya akan memperjuangkan itu jika saya duduk di Senayan nanti. Ini juga sudah menjadi visi dan misi saya," kata Rita Irawati Priatna, dalam keterangan tertulis kepada Beritasatu.com, Kamis (11/4/2019).

Saat berdialog dengan masyarakat Sukabumi, calon legislatif DPR RI dapil Kota dan Kabupaten Sukabumi Jabar 4 ini tidak mau mengumbar janji.

Rita Irawati Priatna, yang lebih dari 10 tahun malang-melintang sebagai produser film dan sinetron ini lebih mengedepankan kerja nyata untuk Sukabumi. Ia akan menggandeng beberapa pelaku ekonomi dan pengusaha setempat dalam menggalakkan program Trilogi Pembangunan, yakni Stabilitas Nasional yang Dinamis, Pertumbuhan Ekonomi yang Tinggi, dan Pemerataan Pembangunan dan Hasil-hasilnya.

Hasilnya, "Rita Efek" ternyata membawa dampak positif pada peningkatan tren elektabilitasnya. Meskipun belum menembus posisi lima besar, berdasarkan data yang diolah secara berkala ini, hal itu menjadi satu indikator peningkatan elektoral.

Peningkatan itu diprediksi akan berlangsung deras menjelang beberapa hari pencoblosan, lantaran masih ada daerah-daerah lainnya yang masih dikoreksi dan diteliti keakuratan datanya yang telah masuk ke tim pemenangan Rita.

Sebagai pendatang baru di kancah politik, Rita sangat bangga namanya mampu masuk dalam daftar "Caleg Popular Sukabumi", bersama-sama Dewi Asmara (Golkar), Dessy Ratnasari (PAN), Heri Gunawan (Gerindra), dan Pudji Hartanto (Nasdem).



Sumber: Suara Pembaruan