Panglima TNI: Prajurit Siaga Penuh Selama Pemilu 2019

Panglima TNI: Prajurit Siaga Penuh Selama Pemilu 2019
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat menghadiri acara "Istighosah dan Khotmil Quran Doa Bersama untuk NKRI” di Lapangan Arafuru, Komando Armada I, Jakarta Pusat, Kamis, 11 April 2019. ( Foto: Istimewa / Puspen TNI )
Asni Ovier / AO Jumat, 12 April 2019 | 10:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Seluruh prajurit TNI tetap bersiaga penuh selama pelaksanaan Pemilu Serentak 2019. Untuk itu, prajurit diingatkan untuk selalu mengedepankan sikap dan perilaku humanis agar tidak memberikan rasa takut atau suasana tegang saat rakyat Indonesia melaksanakan pesta demokrasi pemilihan anggota legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres).

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di hadapan ribuan prajurit TNI dan Polri pada acara "Istighosah dan Khotmil Quran, Doa Bersama untuk NKRI" di Lapangan Arafuru, Komando Armada I, Jakarta Pusat, Kamis, (11/4/2019). “Jangan meninggalkan naluri kewaspadaan, terutama saat terjadi kontinjensi yang tidak diinginkan. Tak lupa setiap saat dalam menjalankan tugas, selalu disertai dengan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar diberikan keselamatan dan kelancaran,” kata Marsekal Hadi.

Panglima TNI mengatakan bahwa doa bersama dan khotmil alquran yang diselenggarakan pada malam itu juga merupakan salah satu upaya TNI demi menyukseskan Pemilu Serentak 2019. “Selaku manusia biasa, kita sudah berusaha sekuat tenaga, namun Tuhan yang akan menentukan hasil akhirnya,” kata Panglima TNI.

Dikatakan pula, TNI telah melaksanakan latihan, baik parsial maupun gabungan. TNI juga telah berupaya memberi kesadaran kedewasaan yang terbaik kepada masyarakat. “Itulah bagian dari upaya terbaik TNI. Selanjutnya, kita berserah diri dan bertawakal kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.

Di sisi lain, Marsekal Hadi mengatakan bahwa sebagai alat negara yang bertanggung jawab menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), TNI bersama Polri telah berupaya semaksimal mungkin agar Pemilu Serentak 2019 dapat berjalan dengan aman, damai, lancar, dan sukses.

“Tidak hanya dalam bentuk pengerahan personel dan alutsista, TNI juga berkomitmen kuat tentang netralitas prajurit. TNI memandang netralitas tersebut sebagai salah satu faktor yang dapat menjamin kehidupan bangsa Indonesia yang majemuk ini tetap dalam prinsip Bhinneka Tunggal Ika,” tegasnya.

Panglima TNI mengingatkan bahwa pesta demokrasi merupakan tonggak sejarah yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, sebagai sebuah negara yang demokratis. “Seluruh rakyat yang memiliki hak pilih, dapat menyalurkan hak pilih dengan baik, tanpa rasa was-was, takut dan kuatir dari aspek keamanannya,” ujar Panglima TNI.

“Semoga, Pemilu Serentak 2019 dapat berjalan dengan aman, damai, lancar, dan sukses. Semoga pula bangsa ini tetap bersatu dengan segala keragamannya, dalam semangat dan prinsip Bhinneka Tunggal Ika,” kata Marsekal Hadi.



Sumber: BeritaSatu.com