Bareskrim Bekuk Pembobol Token Online di Indomaret

Bareskrim Bekuk Pembobol Token Online di Indomaret
Ilustrasi hacker ( Foto: Istimewa )
Farouk Arnaz / YUD Jumat, 12 April 2019 | 21:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri menangkap pelaku tindak pidana illegal akses atau peretasan terhadap server PT Indomaret. Pelaku mencuri voucher game online Unipin dan Google Play yang ada di server Indomaret.

“PT Indomaret akhirnya curiga adanya transaksi yang berjumlah 4.000 lebih untuk pembelian game atau voucher game online. Kecurigaan ini sekitar Februari 2019 yang kemudian dilaporkan pada Direktorat Siber Bareskrim,” kata Kabag Penum Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jumat (12/4/2019).

Akhirnya terungkap adanya sebuah sindikat kecil yang melibatkan empat tersangka. Dua tersangka atas nama EG (24) dan IT (22) adalah mantan pegawai IT di PT Indomaret. Keduanya telah dikeluarkan dari PT tersebut karena catatan tindak pidana penipuan.

Dua tersangka lain adalah LW (24) dan BP (25) yang berperan sebagai pembantu aksi kejahatan. Jadi setelah voucher game online didapatkan kemudian dua orang ini berperan memasarkannya di medsos atau toko online.

“Harga pasarannya adalah Rp 500.000 masing-masing. Nah mereka ini menjual dengan harga setengahnya. PT Indomaret mengalami kerugian Rp 2,5 miliar. Kasus ini memiliki TKP di daerah Palembang,” lanjutnya.

Menurut Kasubdit I Dit Siber Bareskrim Kombes Dani Kustoni karena pernah bekerja di Indomaret, pelaku tahu username dan password di setiap gerai Indomaret yang ada di wilayah tersebut.

“Jadi korbannya hampir ratusan gerai Indomaret dari berbagai wilayah di mana pelaku cukup mengakses di wilayah Palembang. Jadi seolah-olah transaksi itu dilakukan dengan remote dari wilayah Palembang,” tambahnya.



Sumber: BeritaSatu.com