UI Siap Layani 28.000 Peserta UTBK 2019

UI Siap Layani 28.000 Peserta UTBK 2019
Ujian nasional berbasis komputer. ( Foto: Antara )
Bhakti Hariani / CAH Sabtu, 13 April 2019 | 11:10 WIB

Depok, Beritasatu.com - Universitas Indonesia (UI) menyiapkan ruang-ruang Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di wilayah Depok, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat. UI dipercaya sebagai Pusat Pelaksana Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2019 yang dipercayakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Selain menyediakan ruang ujian di dalam Kampus UI Salemba dan Depok, UI juga menggandeng 26 SMA/SMK Negeri dan Swasta di tiga wilayah tersebut sebagai mitra pelaksana UTBK.

Kepala Humas dan Keterbukaan Informasi Publik Universitas Indonesia Rifelly Dewi Astuti menuturkan, pelaksanaan UTBK 2019 gelombang pertama dimulai hari ini Sabtu (13/4) yang akan dikunjungi oleh Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir di Gedung UI, Kampus Salemba, Jakarta.

Kapasitas kursi Gelombang Pertama yang disediakan UI beserta sekolah mitra adalah sebanyak 30.060 kursi dan 35.750 kursi pada Gelombang Kedua, dimana jumlah total pendaftar UTBK 2019 Gelombang Pertama adalah 28.528 peserta dan Gelombang Kedua 34.940 peserta.

Rincian kapasitas yang dikelola UI untuk UTBK Gelombang Pertama adalah dari total peserta 28.528 orang, sebanyak 15.108 orang terdaftar di Kelompok Ujian Saintek dan 13.420 orang di Kelompok Ujian Soshum. Sedangkan dari segi jenis peserta terdiri atas 27.027 peserta reguler dan 1.501 peserta Bidikmisi.

"Gelombang Kedua akan dimulai 11 Mei 2019 akan diikuti oleh peserta ujian sebanyak 34.940 orang, yang terdiri atas 14.460 peserta Kelompok Ujian Saintek dan 20.480 peserta Kelompok Ujian Soshum, dimana 30.730 orang merupakan peserta reguler dan 4.210 orang adalah peseta Bidikmisi," ujar Rifelly, Sabtu (13/4/2019).

Materi UTBK 2019 diungkap Rifelly, terdiri atas Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). TPS mengukur kemampuan kognitif, yang terdiri atas kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.

Sementara TKA mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah. Soal-soal ujian diarahkan pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Pelaksanaan UTBK Gelombang Pertama dilakukan pada 13, 14, 20, 27, 28 April, dan 4-5 Mei 2019. Sedangkan Gelombang Kedua diadakan pada 11, 12, 18, 25 dan 26 Mei 2019.

Diungkap Rifelly, pada tahun 2019, persyaratan untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2019 adalah wajib mengikuti UTBK. UTBK ini dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019.

"UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik untuk memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi. Pengelolaan dan pengolahan data untuk kepentingan seleksi jalur SBMPTN dilakukan LTMPT yang merupakan satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia," pungkas Rifelly.



Sumber: Suara Pembaruan