Polisi Amankan Dua Pria Diduga Pelaku Mutilasi Guru di Kediri
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polisi Amankan Dua Pria Diduga Pelaku Mutilasi Guru di Kediri

Sabtu, 13 April 2019 | 16:56 WIB
Oleh : Aries Sudiono / FMB

Kediri, Beritasatu.com - Tim penyelidik Subdit Jatanras Dikreskrimum Polda Jatim yang mem-back-up Satreskrim Polres Kota Kediri, Polres Kediri dan Polres Blitar, gencar memeriksa dua pemuda berinisial AZ (29) warga Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, dan AS (33) warga Desa Mangunan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar atas dugaan pembunuhan Budi Hartanto (28) guru tenaga honorer di SDN Banjarmelati 2, Kota Kediri.

“Masih didalami, belum ditetapkan sebagai tersangka, karena masih menjalani proses pemeriksaan kejiwaan,” ujar Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi yang dikonfirmasi, Sabtu (13/4/2019).

Sementara itu sumber SP di Kediri menyebutkan, bahwa AS yang diduga keras terlibat dalam kasus pembunuhan dan mutilasi Budi, memiliki preferensi seks sesama jenis dan motif pembunuhan terkait cinta terlarang. AS merupakan penjual nasi goreng dan mantan koki di Malaysia. Dia baru saja indekos sekitar sebulan di sebuah ruko di Desa Sambi, Kabupaten Kediri.

Lelaki itu berpenampilan introvert sekembali dari Malaysia dan baru tiga pekan berjualan nasi goreng dengan menyewa ruko di kawasan Sambi, Kabupaten Kediri. Lelaki berpenampilan kalem tersebut baru tinggal di Sambi sekitar dua-tiga pekan terakhir sebelum kemudian menghilang. Warga mendengar, AS dikabarkan ditangkap polisi di tempat persembunyiannya di Jakarta.

Salah satu tetangga di rumah indekos AS, bernama Sujilah yang dikonfirmasi via ponselnya secara terpisah pagi ini mengungkapkan bahwa pemuda itu baru berjualan nasi dan mie goreng ala Malaysia. Namun, pascaditemukannya korban mutilasi, mendadak dia tidak berjualan. “Saya dengar, pemuda itu ditangkap polisi di Jakarta. Jumat kemarin sekitar pukul empat sore (16.00 WIB) banyak polisi berpakaian preman mengawasi rumah indekosan dan ruko tempat AS membuka usahanya,” ujar Sujilah, yang dibenarkan Haryono, tetangganya yang ikut memberikan kesaksian.

Banyak tetangga di rumah indekos AS mengungkapkan pernah mendengar ada teriakan seseorang dari dalam indekosnya menjelang tengah malam awal April baru lalu. Ketika keesokan paginya banyak tetangga menanyakan kepada AS, dia mengaku kejatuhan barang di pundaknya hingga kesakitan. “Ya, mungkin malam itu proses pembunuhannya,” tandas beberapa tetangga Sujilah. Mereka juga menambahkan, AS menutup ruko (warungnya) dan tidak berjualan lagi sejak ditemukannya mayat tanpa kepala di bawah jembatan Jembatan Karanggondang, Desa Karanggondang, Kabupaten Blitar, Rabu (3/4/2019) pagi.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera yang dikonfirmasi tadi siang membenarkan, hasil pemeriksaan sementara diduga eksekusi korban guru honorer Budi Hartanto diduga dilakukan di sebuah warung kopi di Kediri. Untuk menghilangkan jejak, mereka membuang mayat korban di perbatasan Kediri-Blitar. Ia membenarkan, tim gabungan sudah mengamankan AS warga Udanawu, Blitar di tempat persembunyiannya di Jakarta. Sedangkan AZ merupakan warga Desa Sambi, Kecamanatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. “Masih didalami,” tambahnya menutup pembicaraan.

Penemuan Kepala Korban
Setelah 10 hari pencarian, bagian kepala korban mutilasi Budi Hartanto berhasil ditemukan tersangkut di ranting bambu Sungai Gladak, Dusun Mojosari, Desa Mojosari, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jumat (12/4). Kepala korban warga Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu ditemukan polisi dalam bungkusan tas kresek warna hitam yang sebelumnya juga dibungkus kain penuh darah, berjarak sekitar dua kilometer dari pintu dam sungai, berbatasan dengan Dusun Plosokerep, Desa Bleber, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

“Pencarian dilakukan tim gabungan Resmob, Inafis dari RS Bhayangkara Kota Kediri, dibantu petugas Polsek Kras, sejak Kamis (11/4) malam. Ditemukan ada bungkusan tas kresek tersangkut ranting bambu yang mencurigakan berjarak dua kilometer dari pintu dam. Setelah diambil dan diperiksa, ternyata benar potongan kepala korban,” ujar Kapolsek Kras, AKP Ridwan Sahara yang dikonfirmasi, Jumat (12/4/2019).

Sesudah itu kepala korban dibawa ke RS Bhayangkara, Kota Kediri untuk dilakukan proses pemeriksaan medis dan memastikan kepala itu adalah Budi Hartanto, yang tubuhnya ditemukan dalam koper besar, di bawah Jembatan Karanggondang, Desa Karanggondang, Kabupaten Blitar, Rabu (3/4/2019) pagi.

Sementara itu Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengungkapkan, bahwa Budi Hartanto, diduga menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi usai latihan menari di sanggarnya di kawasan GOR Jayabaya, Kota Kediri, Selasa (2/4/2019) malam.

Dari hasil uji forensik tim medis, ada dua dugaan, korban dimutilasi di bagian lehernya sehingga kepalanya terpisah dengan badannya. Pertama, bisa jadi kepala korban dimutilasi setelah dibunuh, sebab ketika dimasukkan ke dalam koper besar, hanya badan korban saja yang masuk dan kepala korban tidak bisa masuk. Dugaan kedua, korban dibunuh dengan tebasan senjata tajam di bagian lehernya sehingga sengaja dibuang terpisah antara badan dengan kepalanya. Terdapat unsur menghilang jejak dari tersangka pelaku.

Sementara itu usai dipastikan kepala korban adalah korban Budi Hartanto, langsung diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan di liang lahat tubuh almarhum yang sudah terlebih dahulu dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Tamanan, Kota Kediri. Kedua orang tua korban berharap, polisi dapat segera menangkap pelakunya dan kelak diharapkan majelis hakim menghukum dengan seberat-beratnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Megawati Beberkan Alasan Baguna Selalu Bangun Dapur Umum Pascabencana

Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri menjelaskan alasan Baguna PDIP selalu bangun dapur umum saat operasi pascabencana.

NASIONAL | 28 September 2021

Fahri Hamzah Puji Kinerja Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 26,1 Triliun

Eks Ketua DPR, Fahri Hamzah memuji kinerja Kejaksaan Agung yang berhasil menyelamatkan uang negara Rp 26,1 triliun dari penanganan perkara korupsi.

NASIONAL | 28 September 2021

Wapres Minta Kepala Daerah Pastikan Keluarga Miskin Ekstrem Terima Bantuan

Wapres Maruf Amin meminta para kepala daerah untuk memastikan seluruh rumah tangga yang masuk dalam kategori miskin ekstrem menerima seluruh program bantuan.

NASIONAL | 28 September 2021

Pemuda Pegiat Mangrove Minta Beasiswa kepada Jokowi

Seorang pemuda pegiat mangrove di Bengkalis, Riau bernama Kasbul Asror meminta mendapat beasiswa saat bertemu Presiden Jokowi. Asror meminta beasiswa kursus.

NASIONAL | 28 September 2021

Jubir Presiden Benarkan Kapolri Ingin Rekrut Novel Baswedan Cs

Jubir Presiden, Fadjroel Rachman membenarkan informasi yang menyatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ingin merekrut 56 pegawai KPK yang tak lolos TWK.

NASIONAL | 28 September 2021

Megawati Minta Para Kepala Daerah PDIP Siapkan Peta Jalan Tanggap Bencana

Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri meminta para kepada daerah dari PDIP untuk mempersiapkan peta jalan tanggap bencana.

NASIONAL | 28 September 2021

Rencana Buka Prodi Kedokteran, PresUniv Kerja Sama dengan Unpad

Rencana PresUniv membangun Prodi Kedokteran maju selangkah dengan menggandeng Unpad dalam deklarasi pembinaan/pendampingan.

NASIONAL | 28 September 2021

Sekolah Tatap Muka, Sekolah dan Orang Tua Wajib Jaga Prokes Anak

Untuk menghindari klaster baru, sekolah dan orang tua wajib menjaga protokol kesehatan (prokes) pada anak.

NASIONAL | 28 September 2021

Menhub Minta Fasilitas PCR di Bandara Soekarno-Hatta Ditambah

Menhub Budi Karya Sumadi meminta PT Angkasa Pura II menambah fasilitas tes PCR di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno-Hatta.

NASIONAL | 28 September 2021

Bersurat ke Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut Novel Baswedan Cs

Kapolri Jenderal Listyo Sigit berkirim surat ke Presiden Jokowi dan meminta untuk merekrut 56 pegawai KPK yang tak lolos TWK, termasuk Novel Baswedan.

NASIONAL | 28 September 2021


TAG POPULER

# Citilink


# PTM


# Piala Sudirman


# Interpelasi Formula E


# Pengobat Alternatif Ditembak



TERKINI
Tambah Koleksi Mobil, Cristiano Ronaldo Beli Bentley Rp 4,2 M

Tambah Koleksi Mobil, Cristiano Ronaldo Beli Bentley Rp 4,2 M

BOLA | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings