Cak Imin: Khataman Alquran Tonggak Persaudaraan Bangsa

Cak Imin: Khataman Alquran Tonggak Persaudaraan Bangsa
Inisiator Gerakan Khataman Alquran, Muhaimin Iskandar, di Masjid Sunan Ampel, Surabaya, Minggu (14/4/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Yustinus Paat / FER Minggu, 14 April 2019 | 20:11 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Inisiator Khataman Alquran, Muhaimin iskandar atau Cak Imin, mengharapkan kegiatan yang menjadi puncak acara Nusantara Bertauhid dapat menjadi tonggak kekuatan iman dan persaudaraan bangsa.

Cak Imin menilai, banyak perpecahan sesama saudara sebangsa bahkan sesama umat yang terjadi di beberapa negara, bukan tidak mungkin akan timbul di Indonesia.

"Di beberapa negara lain, di Libya hingga terakhir terjadi kekerasan di New Zealand. Maka mudah-mudahan dengan KhatamanAlquran ini, kengerian tersebut tidak sampai terjadi di sini," ujar Cak Imin di Masjid Sunan Ampel, Surabaya, Minggu (14/4/2019).

Cak Imin melanjutkan, potensi perpecahan ini sangat mungkin timbul akibat persaingan selama masa pemilu. Cak Imin yang juga wakil ketua MPR menegaskan untuk lebih mengedepankan kebersamaan dan persatuan.

"Sekeras apapun persaingan dalam politik hanya sarana dan alat sebagai upaya menuju baldatub thoyyibatun wa rabbun ghofur. Tidak ada persaingan yang harus terus dipertahankan. Karena kebersamaan dan persatuan lebih utama," imbuhnya.

Sementara itu, ketua kornas Nusantara Mengaji, H Jazilul Fawaid, menambahkan, selain di Sunan Ampel, Surabaya, puncak khataman Alquran Nusantara Bertauhid ini juga dipusatkan di Aceh dan Papua. Di tiga tempat ini, kata Jazil, kegiatan Khataman Alquran diharapkan menjadi tonggak perekat persatuan.

"Sebelumnya kita telah mengadakan Khataman Alquran di Makam Syekh Quro, Karawang, kemudian di kesultanan Banten, Pondok Tahfidzul Qur'an Yanbuul Quran, Kudus, dan kini kita melaksanakan khataman Alquran serentak se-Indonesia," kata Jazil.

"Hari kita mengadakan khataman Alquran hampir di seluruh wilayah di Indonesia yang dipusatkan di tiga titik, yakni Aceh, Surabaya, dan Papua. Mudah-mudahan di tiga tempat ini menjadi tonggak kekuatan keimanan serta kekuatan persatuan bangsa," pungkas Jazil.

 



Sumber: BeritaSatu.com