Kekurangan Logistk Pemilu di Kota Bengkulu Teratasi

Kekurangan Logistk Pemilu di Kota Bengkulu Teratasi
Distribusi logistik Pemilu 2019. ( Foto: Antara / Irwansyah Putra )
Usmin / JAS Senin, 15 April 2019 | 11:24 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Kekurangan logistik Pemilu 2019 di Kota Bengkulu, berupa kotak suara dan surat suara telah berhasil diatasi oleh KPU setempat. Logistik yang kurang tersebut sudah dikirim KPU Pusat ke Bengkulu dan diperkirakan tiba Senin (15/4/2019) pagi.

"Soal kekurangan kotak suara dan surat suara Pemilu 2019 di Kota Bengkulu, sudah diatasi KPU Pusat, sehingga tidak ada masalah lagi soal logistik Pemilu di daerah ini," kata anggota Komisioner KPU Kota Bengkulu, Romi Sugara kepada Suara Pembaruan, di Bengkulu, Minggu (14/4).

Ia mengatakan, sebelumnya KPU Kota Bengkulu masih kekurangan kota suara sebanyak 50 unit dan surat suara ratusan lembar. Kekurangan tersebut sudah disampaikan ke KPU Pusat dan siap ditambah sebelum pencoblosan 17 April mendatang.

"Jika tidak ada aral melintang kotak suara dan surat suara kekurangan tersebut, tiba di Bengkulu dari Jakarta. Selanjutnya kedua jenis logistik Pemilu tersebut, disiapkan petugas staf KPU Kota Bengkulu untuk disalurkan ke TPS," ujarnya.

Dengan demikian, persoalan kekurangan logistik Pemilu di Kota Bengkulu, sudah teratasi oleh KPU setempat. Sesuai jadwal pendistribusian logistik Pemilu ke TPS di Kota Bengkulu, akan dilaksanakan pada H-1 pencoblosan 16 April mendatang.

"Seluruh jenis logistik untuk kebutuhan Pemilu di Kota Bengkulu, sudah kita facking dan siap didisribusikan ke masing-masing TPS yang ada di 9 kecamatan di daerah ini," ujarnya.

Lokasi TPS di Kota Bengkulu, tidak ada yang sulit dijangkau oleh kendaraan roda dua dan empat, sehingga logistik Pemilu didistibusikan ke masing-masing TPS sehari menjelang pencoblosan.

Dengan demikian, logistik Pemilu tersebut, akan menginap semalam di rumah KPPS dan Rabu (17/4/2019) pagi baru dibawa ke TPS setempat. Pendistribusian logistik Pemilu di Kota Bengkulu, akan dikawal oleh petugas Bawaslu dan Kepolisian setempat.

"Ini kita lakukan agar tidak ada celah bagi oknum tidak bertanggungjawab untuk melakukan kekurangan dan sebagainya dalam Pemilu 2019 di Kota Bengkulu. Kami akan berusaha semaksmimal mungkin mencegah terjadinya kecurangan Pemilu di Bengkulu," ujarnya.

Hal senada diungkapkan anggota Komisioner KPU Provinsi Bengkulu, Eko Sugianto. Ia mengatakan, penyaluran logistik Pemiulu ke TPS untuk 9 kabupaten di Bengkulu, paling lambat dilaksanakan pada H-3 pencoblosan.

Hal ini dilakukan agar logistik Pemilu sampai tepat waktu di masing-masing TPS dalam kabupaten bersangkutan, sehingga pada hari pencoblosan logistik Pemilu tersedia sesuai dengan baik kebutuhan.

Selain itu, cukup banyak TPS di daerah kabupaten yang tidak dapat dijangkau mobil karena jalanya buruk, sehingga terpaksa menggunakan sepeda motor. Akibatnya, waktu yang dibutuhkan untuk menyampaikan logistik Pemilu ke TPS lebih lama diri semestinya.

Meski demikian, KPU Provinsi Bengkulu, pastikan seluruh jenis logistik kebutuhan Pemilu sudah sampai di TPS pada H-1 pencoblosan.

"Kita akan pantau terus pelaksanaan pendistribusian logistik Pemilu ke TPS yang ada 10 kabupaten dan kota di Bengkulu, sehingga jika ada kendala di lapangan dapat kita atasi langsung," ujarnya.

Dengan demikian, pada H-1 atau 16 April 2019, logistik Pemilu sudah tiba di setiap TPS yang ada di Provinsi Bengkulu. Dari data yang ada jumlah TPS di Bengkulu, tercatat sebanyak 5.000 unit lebih, tersebar di 127 kecamatan dalam 10 kabupaten dan kota di daerah ini.



Sumber: Suara Pembaruan