Kena OTT, Wabup Padang Lawas Utara Diserahkan ke Panwas

Kena OTT, Wabup Padang Lawas Utara Diserahkan ke Panwas
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Arnold H Sianturi / YUD Senin, 15 April 2019 | 20:29 WIB

Medan, Beritasatu.com - Satuan tugas (Satgas) Pemilu anti Money Politik Polres Tapanuli Selatan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Hariro Harahap bersama istrinya, Mara Siregar, dan 12 orang tim suksesnya.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita ratusan amplop berisikan uang Rp 300 ribu, 250 ribu, 200 ribu dan 150 ribu. Uang dalam amplop itu diduga mau dipergunakan untuk membeli suara masyarakat. Sebab, istri Hariro merupakan caleg untuk DPRD Kabupaten Paluta.

"Berdasarkan keterangan awal, uang itu rencananya untuk pemenangan seorang caleg untuk bisa lolos di DPRD Paluta. Kasus ini segera kita limpahkan ke Bawaslu," ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Senin (15/4/2019).

Selain menyita amplop berisikan uang, petugas juta mengamankan mobil kijang, laptop sebanyak 2 buah, Printer sebanyak 1 buah, stempel berlogo Partai Gerindra sebanyak 1 buah, Stempel berlogo Prabowo Sandi sebanyak 1 buah, Kalender Caleg inisial MA sebanyak 11 buah.

Petugas juga menyita kertas slip transaksi perbankan penarikan dana Bank BRI dan Bank Sumut, 1 eksamplar bukti dukungan terhadap Caleg, 1 buah kalkulator, Stok amplop kosong yang telah tersedia, HP, Hekter, Pulpen, Kwitansi dan Foto Copy KTP pendukung dan handphone.

Adapun tim sukses istri Wakil Bupati Paluta yang turut diamankan itu masing - masing, Fajar Harahap, Ali Asman Siregar, Sutan Kumala Siregar, Khairul Afandi Siregar, Harianto Harahap, Muhammad Rifai Harahap, Hasanuddin Simbolon, Irfan Harahap. Istri wakil bupati itu merupakan caleg Partai Gerindra No Urut 3 Dapil I Kecamatan Padang Bolak dan Kecamatan Portibi.

Petugas mengungkap kasus dugaan money politik ini berawal dari mengamankan 4 orang pria yang menumpang mobil Toyota Kijang warna kuning dengan nomor polisi BK 1462 YG. Petugas memukan amplop sebanyak 87 buah. Dalam amplop berisikan uang sebesar Rp. 200 ribu beserta 1 buah kartu nama atas nama istri wakil bupati dan tiga buah telepon genggam.

Kemudian, dalam pengembangan di dapat informasi bahwa amplop tersebut mereka peroleh dari seorang laki-laki yang ketahui Fajar Harahap dari salah satu rumah yang beralamat di Jalan S.M Raja Lingkungan I Partimbakoan Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak.

Selanjutnya pada pukul 02.50 WIB Tim Satgas Money Politic Polres Tapanuli Selatan, bergerak menuju ke alamat dimaksud untuk melakukan pengembangan atas penangkapan dugaan Money Politic tersebut. Sesampainya di tempat dimaksud, berhasil diamankan sebanyak 10 orang lainnya.



Sumber: Suara Pembaruan