Pangdam dan Kapolda Patroli Pemilu dengan Sepeda Motor

Pangdam dan Kapolda Patroli Pemilu dengan Sepeda Motor
Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah bersama Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto, melakukan patroli pengamanan pemilu dengan mengendarai sepeda motor mengitari Kota Medan, Senin, 15 September 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Arnold Sianturi )
Arnold H Sianturi / JEM Selasa, 16 April 2019 | 14:26 WIB

Medan, Beritasatu.com - Mengawali patroli pengamanan Pemilu 2019, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah dan Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agus Andrianto, mengendarai sepeda motor mengitari Kota Medan, Senin (15/4/2019).

Pangdam mengendarai sepeda motor trail Bimasakti dan Kapolda Sumut mengendarai sepeda motor matik milik satuan lalu lintas Polda Sumut. Patroli yang melibatkan puluhan personel TNI AD, AL, AU bersama Polri ini, mengambil star dari markas Polda Sumut.

Rute yang dilalui mulai dari markas Polda Sumut Jl Sisingamangaraja, bundaran eks Bandara Polonia - Jl Mongonsidi - Jl Djamin Ginting - Simpang Pos - Ring Road/Jl Gagak Hitam-kawasan Manhattan Square-Sei Sikambing - Griya Riatur - Jl Adam Malik-Pulo Brayan dan Cemara Asri untuk istirahat makan siang.

Selanjutnya, rute kedua meliputi, Cemara Asri, Jl Pancing/Jl Willem Iskandar - Jl Aksara - Asia Mega Mas - Jl Asia -Jl Pandu -Jl Ahmad Yani - Jl Kesawan dan finish di Lapangan Merdeka Medan.

Kepala Penerangan Kodam I/BB, Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga menjelaskan, patroli untuk menunjukkan ke masyarakat bahwa TNI-Polri di wilayah ini siap dengan segala kekuatan mengawal dan mengamankan Pemilu 2019 agar berjalan aman dan lancar.

"Patroli sebagai langkah cipta kondisi lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif dalam rangka menyukseskan Pemilu Serentak 2019," kata Sinaga.

Pangdam Bukit Barisan sendiri menggunakan sepeda motor trail Bimasakti buatan PT Pindad Enjinring Indonesia, anak perusahaan PT Pindad (Persero). Trail Bimasakti ini merupakan trail khusus berspek tempur yang diperuntukkan bagi prajurit TNI AD.

Sementara Kapolda Sumut Agus Andrianto mengatakan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Sumut, masih aman dan kondusif.

"Segala antisipasi sudah dipersiapkan, dan dapat dipastikan menjelang dan saat pemilu berlangsung, sampai dengan proses penghitungan suara, Sumut pasti aman," ujarn saat memberangkatkan 414 personel yang di-BKO (bawah kendali operasi) ke berbagai kabupaten maupun kota di Sumut.

"Pemilu ini merupakan pesta demokrasi. Masyarakat harus melaksanakan ini dalam bingkaian demokrasi yang sehat. Tidak boleh ada tekanan maupun ancaman dari pihak manapun," katanya.

Adapun personel yang diberangkatkan ke Kabupaten Humbang Hasundutan sebanyak 25 personel, 30 personel ke Pakpak Bharat, 100 personel ke Dairi, 105 personel ke Batubara, 54 personel ke Tanjung Balai, 50 personel ke Asahan dan 50 personel ke Samosir.



Sumber: Suara Pembaruan