TKN Sesalkan Video Penurunan Gambar Presiden Jokowi

TKN Sesalkan Video Penurunan Gambar Presiden Jokowi
Erick Thohir (kiri) dan Hasto Kristiyanto. ( Foto: Istimewa )
Markus Junianto Sihaloho / YUD Selasa, 16 April 2019 | 22:56 WIB

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyatakan sangat menyesalkan adanya video viral tentang penurunan foto Jokowi selaku presiden oleh seorang pria diduga pendukung paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ketua TKN Erick Thohir menyatakan pihaknya menilai tindakan demikian tak menggambarkan etika masyarakat Indonesia yang santun dan saling menghormati. Dan sekaligus berpotensi melanggar aturan mengingat sebagai presiden, Jokowi adalah lambang negara.

"Kemarin ketika Pak Jokowi sedang umrah tiba-tiba viral video penurunan. Ya mohon maaf, kita bukan memutarbalikkan, videonya sendiri sudah viral, lambang negara di mana Pak Jokowi masih sebagai presiden kan," ujar Erick dalam konferensi pers di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Rabu (16/4/2019).

Bagi TKN, masa tenang pemilu seharusnya tidak diisi dengan tindakan yang bermuatan politik. Pihaknya bukan protes karena soal elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin. Sebab pihaknya yakin benar tindakan demikian takkan mempengaruhi elektabilitas petahana.

"Kami menyesalkan ini karena di luar dari kebudayaan kita. Tetapi ini sesuatu yang harus dikoreksi. Karena ketika beliau (Jokowi) sedang umrah, tetapi malah ada pelecehan lambang negara diturunkan," ujarnya.

Untuk diketahui, Direktorat Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Ma'ruf sudah melaporkan dugaan tindak pidana yang terjadi dalam video tersebut ke Bareskrim Polri. TKN menilai tindakan tersebut merupakan penghinaan terhadap kepala negara.

Di dalam video berdurasi 22 detik itu, seorang pria terlihat menurunkan foto Jokowi dengan menggunakan sebuah tali. Bendera merah putih berukuran kecil terlihat terikat di tali yang digunakan pria tersebut unntuk menurunkan foto Jokowi sebagai presiden yang bersanding dengan Jusuf Kalla sebagai wakil presiden.



Sumber: BeritaSatu.com