Gubernur Sumut Mengaku Belum Terima Info Detail OTT Wabup Paluta

Gubernur Sumut Mengaku Belum Terima Info Detail OTT Wabup Paluta
Edy Rahmayadi. ( Foto: Antara / Septianda Perdana )
Arnold H Sianturi / JAS Rabu, 17 April 2019 | 13:44 WIB

Medan, Beritasatu.com - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengaku belum mendapatkan informasi lebih detail terkait operasi tangkap tangan (OTT) oleh Gakumdu terhadap Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), Hariro Harahap, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Saya mendapatkan informasi penangkapan dan penetapan status tersangka itu berdasarkan pemberitaan di media massa. Informasi detailnya akan dicari," ujar Edy Rahmayadi menanggapi OTT terhadap Wakil Bupati Kabupaten Paluta, Rabu (17/4/2019).

Edy menegaskan, sebagai warga negara yang baik maka harus mematuhi semua aturan hukum berlaku. Sehingga, siapapun orang yang melakukan pelanggaran maka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

"Kalau itu benar, terima hukumannya. Berani berbuat harus berani bertanggung jawab. Tidak ada yang lepas dari perbuatan yang zalim," ungkapnya.

Seperti yang diketahui, Polres Tapanuli Selatan bersama Bawaslu melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Bupati Kabupaten Paluta Hariro Harahap bersama istrinya, Masdorifa Siregar, dan 12 orang tim suksesnya.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita ratusan amplop berisikan uang Rp 300.000, Rp 250.000, Rp 200.000, dan Rp 150.000. Uang dalam amplop itu diduga akan dipergunakan untuk membeli suara masyarakat. Sebab, istri bupati itu merupakan caleg untuk DPRD Kabupaten Paluta.



Sumber: Suara Pembaruan