Pemilu Aman, Polisi Antisipasi Potensi Ancaman Lanjutan

Pemilu Aman, Polisi Antisipasi Potensi Ancaman Lanjutan
Ilustrasi Pemilu 2019. ( Foto: AFP )
Farouk Arnaz / YUD Rabu, 17 April 2019 | 19:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Mabes Polri menyatakan situasi keamanan di seluruh Indonesia dalam pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 terpantau aman. Dari Polda Aceh sampai Papua secara umum sangat kondusif.

“Polri mengucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat Indonesia dan seluruh aparat keamanan yang sudah bekerja keras melakukan proses pengamanan ini,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (17/4/2019).

Persiapan itu sudah dimulai jauh hari sejak tahap awal pemilu. Kini Polri bersama TNI terus akan mengawal proses perhitungan surat suara di tiap-tiap TPS.

“Untuk pilpres mungkin sudah selesai. Tapi fokus pengamanan selanjutnya adalah penghitungan DPR RI, DPD provinsi, DPR kabupaten dan DPD. Polri juga masih akan mengamankan dan mengawal seluruh surat suara dari TPS ke PPK dan PPK ke tingkat kabupaten selanjutnya dikirim ke tingkat provinsi,” sambungnya.

Polisi akan bekerja hingga 35 hari ke depan setelah hari pemungutan suara, Rabu (17/4/2019) hari ini. Polisi akan mengamankan perhitungan secara nasional hingga di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat.

Polri juga masih fokus mengamankan kegiatan masyarakat lainnya. Seperti hari Jumat ada kegiatan umat kristiani melaksanakan Jumat Agung juga akan mendapatkan pengamanan.

Sementara itu potensi gangguan dalam masa ini antara lain perampasan surat suara, pengancaman, penganiayaan terhadap petugas TPS dan KPPS, pembakaran, pengerusakan sampai terjadinya bentrok.



Sumber: BeritaSatu.com