Pilpres Usai, Dedi Mulyadi Ajak Rakyat Indonesia Rawat Tenun Kebangsaan

Pilpres Usai, Dedi Mulyadi Ajak Rakyat Indonesia Rawat Tenun Kebangsaan
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi melakukan blusukan ke Desa Setia Asih Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 13 April 2019. ( Foto: Istimewa )
Fana Suparman / FER Rabu, 17 April 2019 | 19:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemungutan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) telah usai. Sejumlah lembaga survei telah merilis perhitungan cepat atau quick count yang menempatkan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf memenangkan kontestasi. Berdasarkan hasil hitung cepat Litbang Kompas misalnya, pasangan tersebut memperoleh 55,23 persen suara, sementara pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi memperoleh 44,77 persen suara.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta kepada semua pihak di kedua kubu untuk merajut kembali tali silaturahmi. Disadari atau tidak, kata Dedi, hubungan kedua kubu sempat terganggu karena keberpihakan politik masing-masing.

"Silaturahmi kita hampir terpisah, harus kita rajut kembali. Jadi, pilpresnya sudah selesai dan pasangan Jokowi-Ma’ruf dipastikan memenangi gelaran pilpres ini,” kata Dedi dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Rabu (17/4).

Dedi yang juga Ketua DPD Golkar Jawa Barat mengingatkan elemen bangsa untuk merawat tenun kebangsaan. Proses politik seperti Pemilu, kata Dedi sebenarnya bertujuan untuk membangun situasi dan kondisi bangsa yang lebih baik, bukan memecah belah. Untuk itu, Dedi mengajak rakyat Indonesia untuk memperkuat hubungan antar sesama tanpa berkaca pada pilihan politik pilpres.

"Merawat tenun kebangsaan itu jauh lebih penting. Itu di atas segalanya, katakanlah kemarin ranting pohon hampir patah, ya jangan sampai patah,” ungkap Dedi Mulyadi.

Dalam kesempatan ini, Dedi Mulyadi juga mengapresiasi pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi. Dedi mengakui, pasangan Prabowo-Sandi merupakan mitra kompetisi yang luar biasa. Adu gagasan dimunculkan oleh kedua pasangan calon untuk pencerdasan publik.

"Terima kasih kepada Pak Prabowo dan Pak Sandi Uno, beliau merupakan mitra terbaik bagi Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf," tambah Dedi Mulyadi.

Mantan Bupati Purwakarta itu mengucapkan selamat kepada Jokowi-Ma'ruf yang berdasarkan quick count memenangkan kontestasi ini. Dedi menuturkan semangat kerja yang menjadi tagline pasangan itu harus menjadi spirit nasional untuk mewujudkan mimpi anak bangsa.

"Keutuhan bangsa ini tetap segalanya. Kita menjaga keutuhan itu dengan fokus bekerja dan menciptakan karya nyata bagi bangsa. Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf berada di garis depan untuk mewujudkan Indonesia Maju," tandas Dedi Mulyadi.

Dedi memastikan kesiapannya untuk berkontribusi kepada bangsa Indonesia melalui lembaga parlemen. Diketahui, Dedi mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan Purwakarta, Karawang dan Bekasi.

"Insya Allah, tentu kita kawal bersama. Medan pengabdian untuk bangsa ini kan tidak hanya satu, ada banyak hal yang bisa kita lakukan," pungkas Dedi Mulyadi.



Sumber: Suara Pembaruan