Menteri Syafruddin Minta ASN Tak Masuk Hiruk Pikuk Politik

Menteri Syafruddin Minta ASN Tak Masuk Hiruk Pikuk Politik
Syafruddin. ( Foto: Antara )
Zumrotul Muslimin / ZTM Kamis, 18 April 2019 | 21:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Syafrudin meminta seluruh aparatur sipil negara ( ASN) untuk tidak ikut hiruk pikuk usai Pemilu 2019.

"Saya sampaikan kepada seluruh ASN untuk tidak masuk dalam hiruk pikuk daripada opini politik yang masih berlangsung sampai sekarang dan insya Allah akan selesai pada waktunya," ujar Syafruddin di Kantor Kemenpan RB, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019).

Menteri Syafruddin berulang kali mengingatkan kepada ASN untuk tetap netral meski pelaksanaan pemilu serentak 2019 sudah selesai. Syafruddin meminta seluruh ASN untuk kembali bekerja untuk melayani masyarakat.

Menurutnya pada hakikatnya ASN bertugas melayani masyarakat dan tidak memberikan opini apapun mengenai pilpres. Hal itu bertujuan agar pelayanan masyarakat bisa berjalan lancar seperti biasanya.

Syafruddin mengakui banyak laporan soal netralitas ASN selama Pilpres 2019. Pihaknya akan menindaklanjuti temuan tersebut secara komprehensif. Kemenpan sebagai pemangku tugas regulasi, penindakannya akan dilakukan pimpinan dari ASN yang melakukan pelanggaran.

"Kementerian PANRB akan mengklarifikasi berita yang pernah muncul disampaikan salah satu staf. Yang tidak dalam prosedur yang benar karena corong dari pada sebuah lembaga terhadap menterinya atau bagian humas. Jadi tidak boleh sembarangan staf ataupun pejabat menyampaikan sebuah konferensi ataupun opini ke publik kecuali itu ada perintah dari menteri, gubernur, atau humas," katanya.

Lebih jauh Syafruddin mengatakan bahwa hak politik ASN di rana politik praktis melainkan hanya di bilik suara. Jika terbukti ada ASN yang terlibat dalam kepentingan politik maka akan mendapatkan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Lihat video:



Sumber: BeritaSatu TV