Pascapemilu, Polri Ancam Tindak Penyebar Info Meresahkan

Pascapemilu, Polri Ancam Tindak Penyebar Info Meresahkan
Irjen M Iqbal. ( Foto: Antara )
Farouk Arnaz / CAH Jumat, 19 April 2019 | 13:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri menegaskan tidak akan menonelir penyebar dan pembuat berita hoax. Korps baju cokelat itu akan melakukan proses hukum terhadap pelakunya.

“Apalagi saat ini kan pasca pemungutan suara. Jangan meresahkan masyarakat. Kami sudah melakukan penyelidikan dan siapapun pelakunya akan kami tindak,” kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal Jumat (19/4/2019).

Tujuannya agar tidak ada kegaduhan di dunia maya karena itu dapat berimplikasi di dunia nyata. “Prinsipnya Polri akan menindak tegas,” imbuhnya.

Seperti diberitakan narasi provokatif dan hoax terdeteksi naik hingga 40 persen paska quick count hasil dari pencoblosan 17 April kemarin. Dit Siber Bareskrim terus bekerja mengejar para pelakunya.

Narasi itu ada di youtube, IG, maupun whastapp grup. Masyarakat diminta tenang dan bijak dan tidak langsung percaya konten yang disebarkan di medsos apalagi oleh akun anonim yang tidak bisa diklarifikasi dan dikonfirmasi.



Sumber: BeritaSatu.com