Kampus Ketiga LSPR Resmi Beroperasi

Kampus Ketiga LSPR Resmi Beroperasi
Founder & Director LSPR, Prita Kemal Gani, memberikan sambutan di acara Grand Launching LSPR Transpark, di The Amani Palladium Theatre, Kampus LSPR Transpark, Cibubur, Jakarta, Sabtu (20/4/2019).  ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. LSPR )
/ FER Sabtu, 20 April 2019 | 16:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah melalui proses pembangunan selama kurang lebih 1,5 tahun, kampus ketiga LSPR resmi beroperasi dan menjadi pusat aktivitas serta kegiatan belajar mengajar mahasiswa LSPR.

Founder & Director LSPR, Prita Kemal Gani, mengatakan, dengan luas 8.523 meter persegi (m2), kampus LSPR Transpark memiliki 15 lantai yang digunakan sebagai ruang kelas, dan dilengkapi berbagai fasilitas seperti TV Studio, Film Studio, Radio Studio, Music Studio, Lab Komputer, Multimedia Suite, Perpustakaan, Multi-Function Room, Life Drawing Room, Perpustakaan, Ruang Pertunjukan, Area Parkir dan lain sebagainya.

"Kedepannya, sumber daya manusia (SDM) termasuk alumni LSPR, tidak hanya berkompetisi dengan alumni dari kampus-kampus lain tetapi mereka juga akan berkompetisi dengan robot, yang konon katanya, akan mampu mengefisiensi pekerjaan manusia. Itulah sebabnya LSPR aktif memperkaya diri dengan banyak melakukan kolaborasi dengan industri, universitas lain dan tak lupa melengkapi fasilitas guna menyiapkan alumni berkualitas dan handal di bidangnya," ujar Prita Kemal Gani, di sela acara grand launching LSPR Transpark, Sabtu (20/4/2019).

Prita mengatakan, LSPR berupaya untuk terus berkembang dengan memberikan mahasiswa berbagai pengalaman sehingga mereka siap untuk menghadapi industri kerja nantinya. Tak hanya itu, para mahasiswa LSPR juga sudah sejak dini diajarkan untuk mampu bekerja dalam tim, baik dengan orang Indonesia maupun dengan warga negara asing.

"Inilah salah satu alasan LSPR menggandeng kampus dari negara lain untuk memperkaya para mahasiswa akan ilmu pengetahuan dan juga pengalaman," kata Prita.

Lebih lanjut, Prita menambahkan, konsistensi LSPR dalam menciptakan alumni yang siap kerja dan memiliki daya saing yang tinggi akan terus dipertahankan. LSPR membekali para mahasiswanya tidak hanya dengan teori namun juga soft skill melalui UKM (unit kegiatan mahasiswa), berbagai project mahasiswa dan juga menantang mereka untuk terus aktif dan kreatif serta berprestasi dalam berbagai bidang komunikasi.

"Tak lupa, uji sertifikasi profesi untuk menambah nilai lebih kepada alumni juga disediakan oleh LSPR melalui Lembaga Sertifikasi Profesi LSPR guna menjawab tantangan industri yang menginginkan lulusan yang siap kerja," tandas Prita.

Bersamaan dengan acara grand launching LSPR Transpark, disampaikan juga penghargaan bagi para mahasiswa yang telah mengikuti Festival Film, SDGFilmfest. Festival film yang mengangkat isu Sustainable Development Goals (SDGs) yang merupakan program Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) ini mengumumkan pemenang film terbaik. Para pemenang akan mendapatkan trophy dan juga uang sebesar 150 hingga 500 poundsterling.

Acara ini terselenggara atas kerja sama LSPR dengan DeMontfort University, universitas yang terletak di Leicester, Inggris, yang juga merupakan salah satu universitas asing yang menjadi partner LSPR dalam mengembangkan kurikulum dan menambah pengalaman mahasiswa LSPR dalam berbagai aspek.



Sumber: BeritaSatu.com