Tradisi Pawai Obor dan Api Unggun Menyambut Hari Raya Paskah

Tradisi Pawai Obor dan Api Unggun Menyambut Hari Raya Paskah
Pawai Obor dan Api Unggun Paskah di Jayapura ( Foto: ANTARA )
Winda Ayu Larasati / WIN Minggu, 21 April 2019 | 15:59 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Dalam memperingati Hari Raya Paskah, umat kristiani di Kota Jayapura menggelar tradisi pawai obor dan api unggun sejak Minggu (21/4/2019) waktu subuh di jalan raya. Mereka berjalan kaki menuju tempat ibadah.

Setibanya di halaman tempat ibadah, para jemaat menggelar puji-pujian dengan mengumandangkan lagu-lagu rohani sambil menunggu fajar di Hari Paskah, salah satunya jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Efrata Kayu Batu, Kota Jayapura, Papua.

Setelah bernyanyi dengan suka cita, jemaat mempersiapkan diri melaksanakan tradisi pawai obor. Biasanya rute pawai obor ini diambil di sekitar gereja atau mengelilingi kampung.

Selama pawai, lagu puji-pujian terus dinyanyikan sebagai tanda suka cita jemaat bahwa Yesus Sang Juru Selamat telah bangkit dari antara orang yang telah mati dan naik ke surga.

Setelah mengikuti pawai obor, jemaat menyalakan api unggun di halaman gereja. Sambil menyalakan api unggun, para jemaat melanjutkannya dengan ibadah syukur menyambut fajar Paskah.

Tradisi ini sudah dilakukan sejak Injil masuk ke Tanah Papua yakni 150 tahun silam. Tradisi ini tidak hanya digelar di Kota Jayapura, namun hampir di semua daerah di Tanah Papua.

Warga yang terdiri dari para pemuda, ibu rumah tangga hingga orangtua antusias mengikuti tradisi ini setiap tahunnya.



Sumber: BeritaSatu TV