PDIP: Hari Raya Paskah dan Patriotisme Kebangsaan

PDIP: Hari Raya Paskah dan Patriotisme Kebangsaan
Hasto Kristiyanto. ( Foto: Dok TKN )
Markus Junianto Sihaloho / CAH Minggu, 21 April 2019 | 17:18 WIB

Jakarta - PDI Perjuangan mengucapkan Selamat Hari Raya Paskah bagi umat Kristen-Katolik. Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyatakan Paskah itu adalah jalan pengorbanan Kristus dalam karya penyelamatan manusia. Dengan sengsara, wafat di Salib, dan kebangkitan Kristus, maka kemuliaan tercapai dan membawa pembebasan manusia dari dosa.

Pada titik itu, politik seharusnya juga dijalankan melalui jalan pengorbanan bagi kepentingan yang lebih besar, dedikasi bagi bangsa dan negara.

Rasa cinta pada tanah air dan kesediaan berkorban bagi bangsa dan negara itulah yang melahirkan sikap patriotisme dan kenegarawanan. Apabila sikap kenegarawanan ini hadir, maka seorang pemimpin akan patuh dan tunduk pada kehendak rakyat.

"Sebab rakyatlah pemegang kedaulatan tertinggi dari kekuasaan. Konsekuensinya, seorang negarawan wajib hukumnya mendedikasikan dirinya bagi kepentingan rakyat, bangsa, dan negaranya, tanpa kecuali," kata Hasto Kristiyanto, Minggu (21/4/2019).

Menurut Hasto, peringatan Paskah dalam kontemplasinya untuk bangsa, dimaknakan sebagai komitmen menghadirkan jalan pengorbanan untuk kepentingan kemanusiaan. Rasa kemanusiaan selanjutnya menghadirkan keberpihakan pada yang miskin dan membangun harapan bagi mereka yang diperlakukan tidak adil dan terpinggirkan.

"Berbagai kebijakan yang akan dilakukan Pak Jokowi seperti Kartu Sembako, KIP Kuliah, dan Kartu Pra Kerja, pada dasarnya juga senafas dengan semangat keberpihakan bagi yang miskin," katanya.

Karena itu, kata Hasto, dalam Semangat Paskah, seseorang akan ditinggikan justru karena kerendahan hati dan kesediaan menempuh jalan pengorbanan untuk kepentingan yang lebih besar; suatu perjuangan menghadirkan kebahagiaan sejati bagi semua orang



Sumber: BeritaSatu.com