Sebelum Ada Keputusan dari KPU, Pilpres Belum Kelar

Sebelum Ada Keputusan dari KPU, Pilpres Belum Kelar
Grafis hitung cepat Pilpres 2019. ( Foto: B1/Gimbar Maulana )
Bernadus Wijayaka / BW Minggu, 21 April 2019 | 23:44 WIB

Jakarta,Beritasatu.com - Sebelum ada keputusan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Master C19 Portal KMA menganggap Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 belum selesai. Karena itu, relawan dan santri pendukung cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin (KMA) diimbau harus mengawal proses pemilu hingga tuntas.

Imbauan itu dilontarkan Direktur Master C19 Portal KMA, Doddy Dwi Nugroho. "Saya meyakini semua berharap pemilu ini berjalan jurdil. Sebab itu, kita semua harus mengawal prosea ini hingga tuntas," tandas Doddy Dwi Nugroho, di Jakarta, Minggu (21/4/2019).

Lebih lanjut dikatakan, saat ini prosesi Pilpres telah memasuki tahapan rekapitulasi suara. Paslon nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin ungul versi quick count.

"Nah, setelah perhitungan di TPS, para relawan KMA dan seluruh santri harus ikut mengawal proses rekapitulasi hingga ke KPU," ujar Doddy Dwi Nugroho dalam keterangan tertulis kepada Beritasatu.com.

Doddy Dwi Nugroho juga meyakini, dalam Pilpres 2019 ini, tidak ada kecurangan sistematis. Kalau pun ada, adalah kekeliruan, misalnya input data dari C1. "Ya, itu wajar. Human error bukan kesengajaan. Buktinya, KPU langsung merevisi kesalahan itu," tuturnya.

Memang, kesalahan input data C1 membuat gaduh publik. Namun, dengan adanya revisi, diharapkan mereka tidak lagi gaduh.

"Apalagi, data yang dipublis di website KPU tidak bisa jadi acuan.Kan yang sah data C1. Makanya, kita tunggu saja hasil rekapitulasi dari KPU yang saat ini masih terus dilakukan," imbaunya.

Di tempat terpisah, Direktur Indonesia Public Institute Karyono Wibowo juga berharap seluruh elite politik menurunkan tensinya. Hal itu untuk mengurangi kegaduhan saat menunggu keputusan resmi KPU.



Sumber: Suara Pembaruan