Bentrok Ormas di Magelang Dipicu Masalah Pribadi

Bentrok Ormas di Magelang Dipicu Masalah Pribadi
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Stefi Thenu / FMB Senin, 22 April 2019 | 10:11 WIB

 

Semarang. Beritasatu.com - Aksi bentrok antar organisasi masyarakat (Ormas) terjadi di Magelang Kota, Minggu (21/4/2019) dini hari. Bentrok dipicu masalah pribadi anggota dari kedua ormas tersebut.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Agus Triatmaja mengatakan, kejadian bermula pukul 01.30 WIB, saat terjadi duel antara Junaidi alias Joned dan kawan-kawannya yang merupakan anggota ormas Pemuda Pancasila dengan Heri Prasetyo alias Tiyok, anggota Ormas GPK Kota Magelang.

"Kejadian dipicu masalah pribadi dari kedua anggota ormas tersebut," ujar Kombes Pol. Agus Triatmaja, saat dikonfirmasi, Senin pagi.

Dari perkelahian keduanya itu akhirnya merembet menjadi bentrok dua ormas di Kampung Tidar Baru RW 08 Magersari Magelang Selatan Kota Magelang.

Bentrok tersebut berhasil dikendalikan setelah polisi dari Polresta Magelang dan dari Polsek Magelang Selatan tiba di lokasi. Bahkan petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghentikan bentrokan itu.

"Polisi menghentikan keributan tersebut dan membawa orang-orang yang terlibat, selanjutnya diamankan ke dalam mobil patroli. Mereka yang luka dibawa RSU Magelang untuk mendapatkan perawatan," tambah Kabid Humas.

Meski sudah berhasil dikendalikan polisi, kedua ormas tersebut saling berjaga-jaga di Kampung Paten dan Kampung Tidar Baru Magelang Selatan.

Hal ini dikuatkan dengan video yang beredar. Nampak dalam video tersebut, sekelompok pemuda berjalan kaki dengan membawa berbagai pentungan.

"Yang berkembang, keributan dengan saling lempar antara massa GPK dengan ormas PP saat ini sudah dapat dikendalikan," tandasnya.



Sumber: Suara Pembaruan