Jumlah Mobil Pribadi Mudik Lebaran Diprediksi Naik 17%

Jumlah Mobil Pribadi Mudik Lebaran Diprediksi Naik 17%
Ilustrasi mudik. ( Foto: Antara )
Thresa Sandra Desfika / JAS Senin, 22 April 2019 | 16:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan jumlah kendaraan pribadi pada masa angkutan Lebaran 2019 akan tumbuh 13 persen dibandingkan periode sebelumnya menjadi 10,61 juta unit.

Jumlah tersebut terdiri atas mobil pribadi sebanyak 3,76 juta unit atau naik 17,59 persen dan sepeda motor sebanyak 6,85 juta unit atau tumbuh 10,78 persen.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menuturkan, dengan tersambungnya tol Trans Jawa, pemudik yang melalui jalur darat diprediksi meningkat. "Dari moda darat naik signifikan dengan adanya jalan tol tentu antusiasme melalui jalur darat akan bertambah," kata Budi di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Selain itu, Budi memperkirakan, kemacetan masih akan terjadi di jalan tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada musim angkutan Lebaran 2019 karena belum selesainya pengerjaan tol layang Japek.

Dia menambahkan, tol layang Japek dipastikan tidak bisa digunakan pada musim angkutan Lebaran 2019. Karena itu, Menhub meminta seluruh pemangku kepentingan untuk membuat rekayasa lalu lintas di Tol Japek semulus mungkin guna mengurangi tingkat kemacetan di Tol Japek.

"Stakeholders harus buat (rekayasa lalu lintas) itu smooth seperti tahun lalu. Soal rekayasa lalu lintas itu bisa dengan contraflow. Ganjil-genap juga mungkin di jalan tertentu agar suplai kendaraan lebih rata," papar Budi.

Terkait sepeda motor, Menhub mengimbau, kepada masyarakat untuk tidak menggunakan sepeda motor untuk mudik mengingat angka kecelakaannya tercatat sebesar 70 persen.

“Angka kecelakaan itu tinggi sekali di darat, tingginya kecelakaan itu diakibatkan oleh kendaraan roda dua. Oleh karenanya, kami menganjurkan kepada saudara kami tercinta untuk tidak menggunakan motor, untuk mengurangi kecelakaan,” ujar Menhub.

Untuk itu, Menhub meminta, agar masyarakat dapat menggunakan program mudik gratis yang dilaksanakan oleh Kemhub, baik dengan menggunakan bus, kereta api, maupun kapal laut.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menyebutkan, dari total pemudik dengan mobil pribadi yang berangkat dari Jabodetabek ke tujuan mudik, 40 persen di antaranya memanfaatkan tol Trans Jawa.



Sumber: BeritaSatu.com