Romahurmuziy Masih di RS Polri

Romahurmuziy Masih di RS Polri
Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan pembantaran penahanan tersangka suap di Kementerian Agama Romahurmuziy karena masih dirawat inap di RS Polri. ( Foto: Beritasatu TV )
/ BON Selasa, 23 April 2019 | 12:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) benarkan kabar penundaan penahanan tersangka kasus suap di Kementerian Agama Romahurmuziy selama 20 hari. Sebab, Rommy masih harus dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati berdasarkan hasil analisis dan diagnosa dokter.

“Sampai hari ini Rommy masih dalam proses pembantaran (penangguhan penahanan), jadi Rommy masih di RS Polri. Meski begitu, KPK terus berkoordinasi dengan pihak Polri,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, baru-baru ini.

Selain itu, KPK juga memastikan Rommy akan kembali menghuni rutan ketika sudah tidak lagi dirawat inap. “Nantinya ketika RMY sudah tidak lagi butuh dirawat inap, pembantaran dicabut dan RMY akan kembali lagi ke rutan,” tambah Febri.

Lebih jauh KPK berharap kondisi kesehatan Rommy segera membaik sehingga proses hukumnya bisa dilanjutkan. “Harapannya dalam waktu dekat yang bersangkutan membaik, sehingga bisa kembali ke rutan dan menjalani proses hukum lebih lanjut,” kata Febri.

Sedikit mengingatkan, sebelumnya KPK melarikan Rommy ke rumah sakit karena tersangka mengalami gangguan saluran pencernaan.



Sumber: BeritaSatu TV