Ratna Bohong, Rocky Gerung Jengkel

Ratna Bohong, Rocky Gerung Jengkel
Ratna Sarumpaet ( Foto: ANTARA FOTO / Aprillio Akbar )
Bayu Marhaenjati / YUD Selasa, 23 April 2019 | 12:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rocky Gerung, hadir sebagai saksi dalam sidang kasus berita bohong atau hoaks terdakwa Ratna Sarumpaet, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019) hari ini. Dalam kesaksiannya, Rocky mengaku jengkel ketika mengetahui Ratna telah berbohong soal penganiayaan.

Pada awal persidangan, Rocky menyampaikan, sudah lama bersahabat dan kenal dengan Ratna sebagai aktivis demokrasi. Kemudian, dia awalnya mengetahui kabar kalau Ratna mengalami penganiayaan setelah menerima pesan lewat whats app yang baru dibukanya tanggal 1 Oktober 2018 malam. Karena ketika pesan whats app itu dikirim oleh Ratna, Rocky sedang naik gunung Elbrus, di Rusia.

Selain itu, dia juga mengetahui dari kabar yang beredar di media sosial. "Berita tentang Ratna dianiaya, di Bandung. Saya tidak tahu, saya hanya baca itu ada penganiayaan di Bandung. Saya tidak memberikan tanggapan. Ya di Twitter saya baca berita yang sama. Berita itu disebarkan ulang melalui Twitter. Di Twitter saya berikan reaksi," ujar Rocky, di PN Jakarta Selatan, Selasa (23/4).

Dikatakan Rocky, melalui Twitternya, dirinya memberikan reaksi: "Tak cukup memfitnah, tak puas memaki, akhirnya memakai tinju."

"Ini bukan tanggapan saya, reaksi. Ya, saya mengetahui dikirimi (foto), setelah saya membuka whats app. Ya lebam. Ya hanya lebam karena hanya (bagian) wajah. Saya bersimpati karena luka. Karena itu saya hanya ucapkan, waduh kok bisa begitu ya," ungkap Rocky.

Belakangan, Rocky merasa jengkel karena tahu Ratna berbohong telah dianiaya orang. "Saya membaca ada konfrensi pers. Menyatakan bahwa beliau, saudara Ratna berbohong. Intinya itu. Lalu saya bereaksi. Saya jengkel. Saya juga dibohongi. Tapi dia sudah minta maaf, ya sudah," kata Rocky.

Rocky menuturkan, dirinya juga merasa jengkel karena mendapatkan bully yang seolah-olah menjadi bagian dengan kebohongan yang diproduksi Ratna, di media sosial.

"Saya jengkel karena saya dibully terus, seolah-olah saya bagian itu. Iya saya (juga) jengkel, aktivis demokrasi berbohong. Jadi saya tagih integritasnya," jelas Rocky.

Menyoal mengapa tidak mengklarifikasi sebelumnya dengan Ratna soal kabar penganiayaan, Rocky mengungkapkan, sebagai sahabat dan aktivis dirinya percaya. "Definisi dari sahabat, adalah orang yang bisa dipercaya," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com