Petugas PPS di Sumut yang Meninggal Capai 7 Orang

Petugas PPS di Sumut yang Meninggal Capai 7 Orang
Ilustrasi surat suara Pilpres 2019. ( Foto: Antara )
Arnold H Sianturi / WBP Kamis, 25 April 2019 | 15:33 WIB

Medan, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (KPU Sumut) mencatat, ada tujuh orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang meninggal dunia selama proses Pemilihan Umum (Pemilu), 17 April 2019 kemarin.

"Setelah selesai penghitungan suara di tingkat desa, petugas PPS kita masih melakukan beres-beres. Tiba-tiba terasa sesak, mungkin terkena angin duduk. Jadi seperti itu awalnya karena kelelahan," ujar Ketua KPU Sumut, Yulhasni, Kamis (25/4/2019).

Menurut Yulhasni, identitas tujuh anggota PPS yang meninggal itu masing-masing, petugas KPPS TPS 43 Kelurahan Gedung Johor, Medan, Zulkifili Salamuddin, KPPS TPS 21, Kelurahan Pulo Padang, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu, Eva Arnaz.

Kemudian Ketua PPS Desa Karing, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi Jalakon Sinaga, Sekretariat PPS Desa Lama,Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, Zainuddin Keliat, dan Bendahara PPK Kecamatan Hiliserangkai, Kabupaten Nias, Falukhata Halawa.

Selain itu, petugas KPPS 2 Desa Tanjung Kasau, Kecamatan Sei Suka Batubara, Kabupaten Batubara, bernamaTugiman, dan anggota KPPS 2 Desa Nagori Bunga, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Putra Sipayung.

"Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya petugas pengawal demokrasi ini. Kepergian mereka ini akan menjadi catatan sejarah di Tanah Air. Jasa mereka akan tetap dikenang," sebut Yulhasni.



Sumber: Suara Pembaruan